Akurat Logo

BYD Bawa Racco EV ke Luar Jepang, Bidik Negara yang Pakai Setir Kanan

Winna Wandayani | 7 Oktober 2026, 20:31 WIB
BYD Bawa Racco EV ke Luar Jepang, Bidik Negara yang Pakai Setir Kanan
BYD Racco EV (byd.com)

AKURAT.CO BYD mulai membawa Racco EV ke luar Jepang dengan menyasar negara yang menggunakan sistem setir kanan. Makau menjadi salah satu pasar berikutnya, sementara peluncuran Racco di Sri Lanka dijadwalkan pada 9 Oktober 2026.

Pemesanan Racco EV telah dibuka di Makau setelah sebelumnya model tersebut debut di Jepang. Ekspansi ini menjadi upaya BYD untuk memperluas pemasaran Racco ke negara lain dengan karakteristik berkendara yang serupa.

Racco merupakan mobil listrik yang dikembangkan khusus untuk memenuhi aturan Kei car di Jepang. Kendaraan jenis ini memiliki batasan tertentu pada dimensi dan tenaga agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.

BYD menyebut pihaknya sedang mengevaluasi permintaan Racco di luar Jepang. Negara dengan sistem setir kanan menjadi salah satu fokus utama dalam rencana ekspansi model tersebut.

Respons terhadap Racco di Jepang juga menjadi modal bagi BYD untuk memperluas pasarnya. Jumlah pesanan mobil listrik mungil tersebut telah melampaui 2.000 unit dalam dua bulan sejak diluncurkan, sebagaimana dikutip dari CarNewsChina, Rabu (7/10/2026).

Racco memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.800 mm dengan jarak sumbu roda 2.520 mm. Mobil ini dapat membawa empat penumpang dan memiliki kapasitas bagasi hingga 280 liter.

Untuk penggeraknya, Racco menggunakan motor listrik bertenaga 47 kW atau sekitar 63 hp. BYD menyediakan baterai LFP 22,4 kWh dan 35,84 kWh dengan jarak tempuh masing-masing 210 km dan 320 km berdasarkan pengujian WLTC.

Selain Makau dan Sri Lanka, BYD belum mengumumkan negara lain yang akan menjadi tujuan Racco. Dengan Indonesia yang juga menggunakan sistem setir kanan, masih belum diketahui apakah mobil listrik mungil tersebut akan turut dipasarkan di Tanah Air.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.