Ahmad Sahroni Soroti Kasus Perundungan di SMP Mardi Waluya Cibinong: Masih Bocil Belagu Bener..

AKURAT.CO Anggota DPR RI Komisi 3, Ahmad Sahroni menyoroti kasus perundungan yang terjadi di SMP Mardi Waluya Cibinong. Ia mengunggah kembali video yang dibuat oleh selebgram Forendelba di akun Instagram, Kamis (20/2/2025).
Sebelumnya, selebgram Forendelba mengungkapkan melalui unggahan di Instagramnya bahwa keponakannya menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh salah satu oknum siswa sekolah tersebut saat pertandingan basket.
Forendelba merasa bahwa pendidikan anak di Indonesia sedang mengalami masalah serius, dan hal ini membuatnya angkat bicara.
Politisi Ahmad Sahroni turut menanggapi kasus ini melalui unggahan yang ia repost dari Instagram Forendelba dengan caption, "masih bocil dah belagu bener."
Ia menyindir perilaku oknum pelaku yang dianggap tidak pantas untuk dilakukan oleh siswa sekolah.
Reaksi masyarakat pun cukup beragam, banyak netizen yang mengkritik dan memberikan dukungan untuk korban.
Salah satu netizen, @benksq, mengungkapkan pendapatnya dengan meminta agar klub basket dari sekolah pelaku dilarang ikut serta dalam seluruh pertandingan.
"Club basket sekolah di pelaku mesti di-bannet nih dari seluruh pertandingan yang ada karena tidak bisa membina karakter pemainnya dengan baik @perbasi.ina," tulisnya.
Netizen lain, @faozi_akh, juga memberikan komentar yang menuntut klarifikasi dari pihak yang berwenang.
"@perbasi.ina jelasin bre, jangan kau suruh take down videonya."
Baca Juga: Viral #KaburAjaDulu, Wamenaker: Mau Kabur, Kabur Saja, Kalau Perlu Jangan Balik Lagi
Tidak hanya itu, ada juga netizen yang menyentil dunia pendidikan Indonesia secara keseluruhan.
"Pak @ahmadsahroni88 dunia pendidikan memang sedang parah parahnya pak, kalo ini dibiarkan terus, bisa kusut dunia pendidikan kita pak, tawaran pelajar sudah dilevel extreme tapi tidak ada tindakan hukum yang tegas memberi efek jera, pembullyan di sekolah makin marak, dana anak sekolah di korupsi guru-gurunya dan lain-lain.... parah pak...." tulis akun @jdmproject.
Kasus ini membuka kembali perdebatan tentang penanganan perundungan di sekolah-sekolah Indonesia.
Banyak pihak mendesak agar tindakan tegas diberikan kepada pelaku untuk memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




