Akurat Logo

Kemenag Matangkan Konsep Peringatan HGN 2026, Siapkan Ekoteologi hingga Penghargaan Guru

Saeful Anwar | 23 Oktober 2026, 08:05 WIB
Kemenag Matangkan Konsep Peringatan HGN 2026, Siapkan Ekoteologi hingga Penghargaan Guru
Kemenag melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah tengah mematangkan konsep peringatan HGN 2026.

AKURAT.CO Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah tengah mematangkan konsep peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2026.

Selain menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi pendidik, peringatan ini diarahkan untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi guru dan lingkungan madrasah.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Fesal Musaad, mengatakan peringatan HGN 2026 akan diselaraskan dengan tema besar nasional.

Kegiatan tersebut juga akan mengusung semangat kolaborasi yang melibatkan satuan pendidikan, mulai dari madrasah hingga pesantren di berbagai daerah.

“Kita ingin memastikan HGN 2026 dikemas secara sederhana namun bermakna. Kegiatan ini harus memiliki dampak langsung, baik dalam hal peningkatan kapasitas guru, pelestarian lingkungan, maupun semangat kebersamaan di lingkungan madrasah,” ujar Fesal, Kamis (22/10/2026).

Sejumlah agenda tengah disiapkan untuk memeriahkan HGN 2026, di antaranya program ekoteologi, kegiatan olahraga, Sarasehan Guru Nasional, upacara peringatan, hingga malam penganugerahan guru.

Dalam penyempurnaan konsep tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Arskal Salim GP, menyampaikan lima arahan strategis agar HGN tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga madrasah.

Salah satu kegiatan yang disiapkan adalah program ekoteologi atau aksi pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini didorong agar tidak terbatas pada penanaman pohon, tetapi juga mencakup berbagai langkah konkret yang dapat dilakukan di lingkungan madrasah.

Beberapa kegiatan yang dapat diterapkan antara lain pembuatan lubang biopori, pemilahan sampah organik dan anorganik, pengolahan sampah menjadi kompos, serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Melalui kegiatan tersebut, madrasah diharapkan dapat membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Kemenag juga merancang kegiatan Sport and Fun Activity untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan antarguru dan warga madrasah.

Pelaksanaan kegiatan olahraga tersebut diharapkan memperhatikan kearifan lokal agar dapat disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik masing-masing daerah.

Sementara itu, pengembangan kompetensi guru akan menjadi salah satu fokus dalam Sarasehan Guru Nasional.

Forum ini direncanakan membahas pemanfaatan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) serta pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dalam pembelajaran.

Sarasehan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi guru untuk memperluas pemahaman mengenai perkembangan teknologi dan penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar, termasuk melalui tindak lanjut program yang sebelumnya didukung Google Gemini.

Baca Juga: Kemenag Buka Pendaftaran PPG Daljab 2026 untuk Guru Madrasah, Cek Syarat dan Jadwalnya

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.