Akurat Logo

Ada Fenomena Blue Fire, Pendakian di Gunung Papandayan Dibatasi

Siti Nur Azzura | 25 September 2026, 14:34 WIB
Ada Fenomena Blue Fire, Pendakian di Gunung Papandayan Dibatasi
Pendakian di Gunung Papandayan dibatasi menyusul munculnya fenomena blue fire. - magnific

AKURAT.CO Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, secara resmi membatasi kunjungan wisatawan, menyusul terdeteksinya fenomena api biru (blue-fire) yang menandai peningkatan aktivitas vulkanik di kawasan kawah gunung tersebut.

"Sementara waktu dilakukan pembatasan pengunjung hingga Pos 4," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Vitriana Yulalita di Garut, Jumat (25/9/2026).

Munculnya fenomena api berwarna biru ini pertama kali terpantau pada 24 September 2026. Sebagai langkah mitigasi, akses wisata kini diperketat.

Baca Juga: Lokasi yang Bisa Dikunjungi Pendaki di Gunung Papandayan: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 17 & 19

Berdasarkan kajian dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kemunculan fenomena blue-fire bukan sekadar pemandangan alam biasa, melainkan indikator risiko keselamatan yang serius bagi aktivitas manusia di sekitar kawah.

"Menurut PVMBG terdapat potensi bahaya dengan kemunculan blue-fire adalah semburan gas dan paparan gas vulkanik beracun di atas ambang batas," imbuhnya.

Untuk itu, BBKSDA bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta pengelola TWA Gunung Papandayan, melakukan pengecekan untuk memastikan keamanan kawasan.

Berdasarkan laporan potensi bahaya tersebut, kegiatan wisata seperti perkemahan dan pendakian dibatasi agar pengunjung tidak mendekati zona bahaya sampai ada surat resmi terkait keamanannya.

Baca Juga: Dukung The Papandayan Jazz Fest 2024, bank bjb Siapkan Program Menabung dan Diskon untuk Dapatkan Tiketnya

"Untuk itu, saat ini sedang dilakukan pengecekan oleh pihak berwenang guna memastikan keamanan pengunjung," katanya.

Sementara itu, Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan, Amin Kaban, membenarkan adanya peningkatan aktivitas gunung sehingga diberlakukan pembatasan kawasan yang hanya boleh di bawah, dan tidak boleh masuk jalur pendakian.

"Kalau untuk jalur kita menunggu info dari vulkanologi," kata Amin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.