Akurat

Menpar Widiyanti Minta Arab Saudi Perbanyak Kirim Wisatawan ke Indonesia

Ahada Ramadhana | 9 November 2025, 18:47 WIB
Menpar Widiyanti Minta Arab Saudi Perbanyak Kirim Wisatawan ke Indonesia

AKURAT.CO Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pariwisata Kerajaan Arab Saudi, Ahmed Aqeel Al Khateeb di Riyadh, Sabtu (8/11/2025).

Pertemuan ini membahas potensi pertukaran wisatawan antara Indonesia dan Arab Saudi. Mengingat, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah terbesar wisatawan ziarah dan umrah ke Arab Saudi. 

"Kami berharap Arab Saudi juga dapat mengirim lebih banyak wisatawan ke Indonesia, negara tropis yang kaya keindahan alam dan budaya, terutama saat musim libur panjang," ujarnya, Minggu (10/11/2025). 

Baca Juga: Wisatawan RI ke Luar Negeri Naik, Malaysia Masih Jadi Tujuan Favorit

Dia menyampaikan apresiasi atas hubungan bilateral yang telah terjalin erat antara Indonesia dan Arab Saudi. Hubungan ini merupakan landasan dalam persaudaraan dan kepercayaan, yang menjadi fondasi penting dalam memperkuat kerja sama sektor pariwisata kedua negara.

Menurutnya, pertemuan ini menegaskan komitmen dalam menindaklanjuti nota kesepahaman bersama (MoU) pariwisata yang telah dirumuskan sebelumnya yang mencakup tiga sektor prioritas, yaitu pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kunjungan wisatawan, serta investasi pariwisata di kedua negara.

Baca Juga: Arab Saudi Beralih dari Minyak ke Pariwisata, Targetkan 150 Juta Wisatawan pada 2030

Sementara itu, Menteri Pariwisata Kerajaan Arab Saudi, Ahmed Aqeel Al Khateeb, menyambut baik inisiatif tersebut. Dia menegaskan, komitmen pemerintah Arab Saudi untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam realisasi kerja sama di tiga sektor strategis tersebut.

United Nations Tourism General Assembly (UNTGA) merupakan forum Sidang Umum PBB bidang pariwisata yang diselenggarakan setiap dua tahun. Tahun ini, acara berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada 8–11 November 2025. 

UN Tourism adalah lembaga PBB yang beranggotakan 160 negara dan berperan penting dalam mengarahkan kebijakan global di sektor pariwisata.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.