Gelisah dengan Kegaduhan Tak Produktif, Puluhan Pemuda Gelar Gerakan Moral #JagaIndonesia di CFD Bundaran HI

AKURAT.CO Puluhan pemuda menggelar aksi damai dengan tema #jagaindonesia di area Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (19/4/2026).
Dengan mengenakan kaos berwarna biru bertuliskan #jagaindonesia #8%pertumbuhanekonomi #0%kemiskinan, puluhan anak muda ini berjejer di pinggir air terjun Bundaran HI sambil mengangkat alat peraga kampanye dengan tulisan-tulisan senada.
Hisyam Taufik, koordinator acara menjelaskan, kegiatan tersebut serentak dilakukan di tiga kota pada hari yang sama, yakni di Jakarta, Malang dan Semarang.
Ia menyebut inisiator kegiatan yaitu William Heinrich, Ketua Ikatan Alumni Lemhanas HIPMI ke VI.
"Inisiator kegiatan ini Bang William, Ketua Ikal VI Lemhanas HIPMI. Kebetulan hari ini beliau ikut kegiatan yang di semarang. Di Jakarta diserahkan sama kita," ujar Hisyam.
Baca Juga: William Heinrich Tawarkan Konsep HIPMI 8 Persen, Upaya Strategis Wujudkan Visi Presiden
Lebih lanjut, Hisyam menjelaskan, kegiatan ini berangkat dari kegelisahan William dan teman-temannya yang melihat ruang publik, khususnya di media sosial, terlalu riuh dengan kegaduhan-kegaduhan yang tidak produktif, bahkan berpotensi memecah belah anak bangsa di tengah situasi global yang sedang tidak normal.
"Sekarang kita bisa melihat di media sosial, bangsa kita terbelah antara yang pro dan kontra dengan pemerintah. Bukan pro kontra terhadap kebijakannya, tetapi kepada penyelenggara pemerintahannya. Ini tidak sehat. Karena kritiknya tidak lagi substansial, tapi emosional. Hari ini yang kita butuhkan persatuan, bukan perpecahan," jelasnya.
Hisyam berharap, dengan dilakukannya aksi ini, akan semakin banyak yang sadar bahwa untuk menuju Indonesia Emas 2045, dibutuhkan persatuan seluruh rakyat Indonesia. Mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah.
"Tidak akan ada kemajuan yang bisa kita capai dengan kegaduhan. Kalau mau maju, ya kita dukung pemerintah. Kalau ada hal-hal yang tidak benar, kita kritik secara konstruktif. Kalau bisa, kita sertakan solusinya. Jangan cuma mencari-cari kesalahan lalu membuat gaduh," katanya.
Hisyam, konten kreator dengan nama akun tiktok @araablokal ini menerangkan bahwa kegiatan ini tidak hanya akan berlangsung hari ini saja, tetapi akan dilaksanakan setiap minggu di berbagai daerah.
Baca Juga: Maju Caketum BPP HIPMI, William Heinrich Siap Bertarung Sampai Akhir
"Setiap minggu kita lakukan. Termasuk melalui talkshow ke kampus-kampus," kata Hisyam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia




