Jalan Pantura Jadi Perhatian, Pemerintah Pastikan Jalur Mudik Siap Dilalui

AKURAT.CO Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggono, memastikan, perbaikan jalan nasional yang menjadi jalur utama mudik Lebaran telah selesai dilakukan.
Pemerintah kini memfokuskan perhatian pada pengawasan kondisi jalan serta penanganan cepat apabila ditemukan kerusakan.
Dody menjelaskan, pekerjaan perbaikan besar sengaja dihentikan menjelang arus mudik agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang kampung.
“Perbaikan jalan sudah dihentikan, kecuali beberapa pekerjaan di ruas tol Jakarta–Merak yang masih berlangsung hingga 13 Maret atas permintaan operator tol,” ujar Dody usai rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Ia menegaskan, selain ruas tersebut, seluruh pekerjaan perbaikan jalan dan jembatan nasional telah dirampungkan sebelumnya sehingga siap digunakan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Menurut Dody, Kementerian PU kini menyiagakan petugas pemantau atau penilik jalan untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap aman.
Para petugas tersebut secara rutin memeriksa kondisi jalan, rata-rata setiap 10 kilometer.
“Tugas mereka mengecek kondisi jalan setiap hari. Jika ditemukan lubang atau kerusakan lainnya, laporan langsung disampaikan secara berjenjang hingga dilakukan penanganan cepat di lapangan,” katanya.
Apabila ditemukan kerusakan, petugas akan melaporkan kepada pejabat terkait seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kepala satuan kerja untuk segera dilakukan penambalan atau patching.
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Ganggu Penerbangan Haji dan Umrah, Pemerintah Siapkan Skenario Pengalihan Rute
Dody mengakui proses penambalan jalan menjelang mudik cukup menantang karena volume kendaraan mulai meningkat.
Oleh sebab itu, pekerjaan perbaikan biasanya dilakukan pada waktu lalu lintas lebih lengang, seperti dini hari atau tengah malam.
“Patching dilakukan saat trafik lebih sepi, misalnya subuh atau tengah malam, agar tidak mengganggu arus kendaraan,” jelasnya.
Dalam pemetaan pemerintah, jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus karena intensitas lalu lintas yang tinggi selama musim mudik.
“Pantura memang menjadi jalur dengan beban kendaraan paling berat, baik di wilayah Barat, Tengah, maupun Timur,” ujar Dody.
Ia mengaku telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik di jalur Pantura dan memberikan sejumlah catatan perbaikan kepada para kepala balai di daerah.
Beberapa masalah yang sempat menjadi perhatian antara lain kerusakan jalan berlubang serta sambungan jembatan atau expansion joint yang mengalami pelebaran.
Namun demikian, Dody memastikan perbaikan di sejumlah titik tersebut kini telah diselesaikan.
“Perbaikan di Pantura Barat, Tengah, dan Timur sudah dikerjakan. Insyaallah sekarang kondisinya sudah siap untuk mendukung kelancaran arus mudik,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK










