Jangkau 30 Ribu Calon Siswa Baru Sekolah Rakyat, Mensos: Tidak Boleh Ada Titipan dan Kongkalikong

AKURAT.CO Kementerian Sosial menyiapkan penjangkauan siswa baru Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026 dengan target sekitar 30 ribu orang.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan, ditambah hampir 16 ribu peserta angkatan sebelumnya, maka total siswa Sekolah Rakyat akan mencapai sekitar 46 ribu.
Untuk menjaga integritas penerimaan siswa baru, Kemensos melakukan pelatihan kepada pendamping sosial. Khususnya pendamping PKH, yang terlibat dalam proses penjangkauan calon siswa Sekolah Rakyat.
"Tidak boleh ada titipan, kongkalikong dan tidak boleh ada bayar membayar. Karena yang bisa sekolah di sini adalah keluarga yang berada di desil satu atau dua (DTSEN) setelah melalui proses asesmen," kata Mensos di Jakarta, Senin (2/3/2026) malam.
Selanjutnya, hasil asesmen tersebut diajukan kepala daerah kepada Kemensos untuk diverifikasi dan divalidasi, sebelum ditetapkan secara resmi sebagai siswa Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Sekolah Rakyat Hadirkan Pendidikan Aman dan Setara
Mensos menyampaikan, saat ini pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat berlangsung di 104 titik di berbagai daerah. Setiap sekolah dirancang menampung hingga 1.000 siswa jenjang SD, SMP dan SMA.
Seleksi kelayakan lahan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan memastikan status tidak bermasalah, sementara Kemensos mendampingi pemerintah daerah dalam pemenuhan persyaratan.
Di luar 104 titik tersebut, sekitar 100 kabupaten dan kota telah mengajukan pembangunan dan menunggu tahap berikutnya.
Menurut Mensos, dalam tujuh bulan operasional, siswa Sekolah Rakyat mencatat sejumlah prestasi akademik dan nonakademik yang menggembirakan.
"Ini cukup menggembirakan dan saya berharap kepala sekolah dan tenaga kependidikan bisa mempertahankan capaian yang sudah kita dapat dan harus kita lakukan peningkatan lebih banyak lagi (kualitas Sekolah Rakyat)," jelasnya.
Baca Juga: Tak Sekadar Pintar, Sekolah Rakyat Dibentuk Cetak Siswa Tangguh dan Mandiri
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








