Profil PT Agrinas Pangan Nusantara, BUMN yang Belakangan Jadi Sorotan Publik

AKURAT.CO PT Agrinas Pangan Nusantara adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang pertanian dan konsultansi konstruksi.
Perusahaan ini merupakan hasil transformasi dari BUMN Konsultan teknik PT Yodya Karya (Persero).
Dibentuk resmi pada 2025, Agrinas Pangan Nusantara memiliki misi memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional dengan mengelola luas lahan pertanian mencapai 425.000 hektare.
Baca Juga: Penghapusan Tantiem Penting untuk Pastikan Komisaris BUMN Bekerja Optimal
Termasuk pengelolaan sawah baru melalui mekanisasi modern yang tersebar di beberapa wilayah seperti Kalimantan dan Sumatera.
PT Agrinas Pangan Nusantara terdiri dari tiga pilar strategis, yaitu:
1. Pilar pangan
Fokus pada ekstensifikasi dan intensifikasi lahan secara modern.
2. Pilar konsultasi konstruksi
Melanjutkan keahlian di bidang infrastruktur dan tata ruang.
3. Pilar konstruksi
Pengembangan sarana dan prasarana pendukung ekosistem pangan.
Baca Juga: Prabowo Hapus Tantiem BUMN Rugi: Kalau Direksi atau Komisaris Keberatan, Segera Berhenti!
Perusahaan ini diharapkan tidak hanya sebagai pelengkap sektor pangan, tapi juga sebagai penggerak utama perubahan dalam menjawab tantangan ketahanan pangan nasional dengan pendekatan terintegrasi mulai dari pengelolaan lahan, proses budi daya, pascapanen hingga distribusi.
Belakangan ini, PT Agrinas Pangan Nusantara menjadi sorotan publik setelah direktur utamanya, Joao Angelo De Sousa Mota, mengundurkan diri pada Agustus 2025.
Keputusan ini diambil setelah enam bulan menjabat dengan alasan belum mampu merealisasikan visi ketahanan pangan serta menghadapi berbagai kendala.
Baca Juga: Puan Soroti Temuan Pegawai BUMN Dapat Bansos, Minta Verifikasi Data Penerima Diperketat
PT Agrinas Pangan Nusantara juga bagian dari holding BUMN Danantara yang membawahi sejumlah perusahaan di sektor strategis Indonesia.
Perusahaan ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan modern dan berkelanjutan.
Pada masa kolonial, perusahaan ini dibangun dengan nama NV Architectenbureau Job en Sprey kemudian dinasionalisasi menjadi PN Yodya Karya pada tahun 1958.
Baca Juga: Wakil Menteri Rangkap Jabatan di BUMN atau Swasta Tak Langgar Putusan MK
Perusahaan terus berkembang dan pada tahun 2025 resmi berganti nama menjadi Agrinas Pangan Nusantara dengan perluasan cakupan ke sektor pertanian.
Sebagai bagian dari transformasi besar, PT Agrinas Pangan Nusantara kini memegang peran strategis dalam ketahanan pangan nasional.
Dengan sejarah panjang dan visi modern, perusahaan BUMN ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca Juga: KPK Tetap Berwenang Tangani Korupsi di BUMN: Jika Ada Penyelenggara dan Kerugian Negara
Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian







