Akurat

Haji 2025: DPR RI Kawal Ketat Layanan, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan

Ahada Ramadhana | 2 Mei 2025, 15:42 WIB
Haji 2025: DPR RI Kawal Ketat Layanan, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan

AKURAT.CO Peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M.

Fokus layanan tersebut mencakup penyediaan makanan bercita rasa Nusantara, fasilitas ramah lansia, serta pelatihan manasik haji yang intensif untuk menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, menyampaikan apresiasi penuh atas kesiapan pemberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia yang akan dimulai pada 2 Mei 2025.

Tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 221.000 jemaah, yang terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

"Kami memastikan seluruh proses, mulai dari pemvisaan, akomodasi, transportasi, hingga pelayanan kesehatan, telah dipersiapkan dengan matang untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para jemaah," ujar Abidin Fikri dalam keterangan persnya, Jumat (2/5/2025).

Ia mengapresiasi kerja keras yang dilakukan oleh Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), serta seluruh pihak terkait dalam menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Baca Juga: KPK Dukung Presiden Prabowo Segera Sahkan RUU Perampasan Aset

Selain itu, Komisi VIII DPR RI mendorong adanya pengawasan ketat terhadap maskapai penerbangan seperti Saudi Airlines, Garuda Indonesia, dan Lion Air, guna menghindari keterlambatan penerbangan.

Komisi juga mendukung kerja sama erat dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan kelancaran proses kedatangan jemaah di Tanah Suci.

Abidin Fikri mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, seperti penggunaan smart card untuk akses di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

"Jemaah harus bijak dalam menjaga stamina, terutama mengingat suhu di Arab Saudi bisa melampaui 40 derajat Celsius. Pastikan konsumsi air cukup dan hindari aktivitas berlebihan agar ibadah wajib seperti wukuf di Arafah dapat dilaksanakan dengan optimal," imbaunya.

Ia menegaskan, Komisi VIII DPR RI akan terus melakukan pengawasan pelaksanaan ibadah haji melalui Tim Pengawas Haji yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi.

"Kami berkomitmen memastikan para jemaah mendapatkan pelayanan terbaik, aman, dan nyaman, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur," pungkasnya.

Baca Juga: Piala Sudirman: Line-up Indonesia vs Thailand, Reuni Bagas/Fikri

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.