Pemerintah Target 3.290 Bidan Berkompeten Pasang KB IUD dan Implan Tahun Ini

AKURAT.CO Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), menyambut baik dukungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam peningkatan pelayanan KB, dengan pelatihan bidan untuk memasang alat kontrasepsi IUD dan implan.
Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sekretaris Utama BKKBN, Budi Setiyono, mengatakan sebanyak 3.290 bidan di Indonesia siap mengikuti pelatihan pemasangan KB IUD dan implan.
"Selanjutnya pelatihan kontrasepsi bagi 3.290 bidan dengan target 100 persen puskesmas memiliki bidan kompeten deadlinenya November 2025. Kemudian mengintegrasikan tata kelola program kesehatan ibu dan anak (KIA) dengan integrasi data kementerian/lembaga terkait," kata Budi dalam rapat Koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK) Triwulan I-2025, Jumat (7/3/2025).
Baca Juga: Tekan ADB, Bidan Berperan Strategis dalam Skrining Anemia pada Anak dan Ibu Hamil
Rapat yang digelar bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi, BPJS Kesehatan, BPOM, OJK, dan DJSN itu, bertujuan untuk mengintegrasikan rencana, kebijakan, dan monitoring dan evaluasi dari kebijakan yang dibuat di sektor kesehatan.
Menurutnya, pelatihan tersebut sangat penting untuk memastikan agar bidan memiliki kapasitas dan kualitas pelayanan yang memenuhi standar internasional. Dia pun berharap, kementerian/lembaga terkait saling bersinergi untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan di bidang kesehatan.
Hal ini merupakan, salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 dengan mewujudkan Asta Cita presiden dan wakil presiden RI ke-4.
"Yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas serta Astacita ke-6 membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," tegas dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









