Dukung Kelancaran Mobilitas, Gibran Minta Proyek Tol Rangkasbitung-Cileles Segera Rampung

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, meminta proyek pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 (Rangkasbitung–Cileles) di Kabupaten Lebak, Banten dapat selesai segera mungkin.
Sebab, jalan tol ini menjadi salah satu infrastruktur strategis yang dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah Banten dan sekitarnya.
"Pentingnya penyelesaian proyek jalan tol ini tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat," kata dia dalam keterangannya, Jumat (7/3/2025).
Baca Juga: Banjir di Tambun Utara, Polisi Buka Akses Jalan Tol Cibitung-Cilincing untuk Pengendara Motor
Sementara itu, Pj. Gubernur Banten, Andra Soni, menuturkan bahwa pengoperasian jalan tol ini sangat dinantikan oleh masyarakat setempat. Terutama, dalam mendukung kelancaran mobilitas hingga ke wilayah Panimbang.
"Tadi kami menyampaikan langsung kepada Bapak Wakil Presiden bahwa tol ini sangat diharapkan oleh kami, warga Banten, untuk segera bisa beroperasi sampai dengan Panimbang," ujarnya.
Dia menegaskan, bahwa keberadaan jalan tol ini juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di sekitar pintu tol. Dalam hal ini, pemerintah provinsi dan kabupaten berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh guna menciptakan kawasan ekonomi baru di sekitar akses jalan tol.
"Karena Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Lebak maupun Pandeglang punya komitmen untuk memberikan support di daerah-daerah pintu tolnya supaya terjadi wilayah pertumbuhan ekonomi baru," jelasnya.
Dia menuturkan, bahwa Wapres akan turut mengupayakan percepatan penyelesaian proyek ini agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
Baca Juga: Jasa Marga Operasikan 3 Tol Fungsional Untuk Mudik Lebaran 2025
"Dan tadi disampaikan oleh Pak Wakil Presiden bahwa insya Allah akan diupayakan ini bisa terus berjalan dan segera bisa diselesaikan," kata dia.
Sebagai informasi, proyek pembangunan Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles yang berlangsung sejak tahun 2022 ini ditargetkan selesai pada bulan Agustus mendatang. Hingga kini, progresnya telah mencapai 84,10 persen, dengan total panjang 24,17 km dan estimasi waktu pelaksanaan selama 1.410 hari.
Peninjauan ini dilakukan, sebagai wujud komitmen Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memantau keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Tanah Air guna meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








