Ratusan Pegawai Kemendikti Gelar Demo, Pimpinan DPR Bakal Pantau dan Evaluasi

AKURAT.CO Pimpinan DPR RI angkat bicara, mengenai ratusan pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) yang menggelar aksi unjuk rasa, buntut pemecatan pegawai bernama Neni Herlina yang diduga dilakukan secara mendadak.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan dirinya baru saja mendengar berita tersebut. Dia pun mengaku terkejut, dan akan segera menggali informasi lebih lanjut.
Dasco kemudian akan memerintahkan komisi teknis terkait dalam hal ini Komisi X DPR, untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap Kemendiksaintek. Meski demikian, Dasco pun tidak mengomentari lebih jauh mengenai hal tersebut.
"Tentunya kita akan mencari, kita akan kaji, nanti kita akan minta komisi teknis terkait kementerian juga untuk melakukan pemantauan dan evaluasi," ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2025).
Baca Juga: Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Demo Tolak Kenaikan PPN 12 Persen
Sebagai informasi, ratusan ASN pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiksaintek), melakukan aksi demo terhadap Mendiksaintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro, di depan kantor Kementerian di Jalan Pintu Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2025) pagi.
Demo tersebut, diduga dipicu karena pemecatan secara tiba-tiba terhadap Neni Herlina, seorang pegawai Kemendiksaintek. Pihaknya menuding, Menteri Satryo telah arogan dan melakukan fitnah terhadap Neni Herlina.
Berdasarkan foto dan video yang beredar, puluhan ASN Kemendiksaintek ini kompak mengenakan pakaian serba hitam dan banyak terlihat spanduk yang dipasang.
"Pak Presiden, selamatkan kami dari Menteri pemarah, suka main main tampar, dan main pecat," tulis salah satu spanduk yang terpajang di depan kantor Kemendikti Saintek.
Spanduk lain yang dibawa para peserta aksi juga menyuarakan kritik serupa, mengecam perilaku Menteri Satryo dan keluarganya. "Institusi negara, bukan perusahaan pribadi Satryo dan Istri. #lawan! #menteridzalim # paguyubanpegawaidikti," tulis spanduk yang dipegang peserta aksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







