Jelang Paskah dan Idulfitri, Potensi Terorisme di Indonesia Tergolong Rendah hingga Sedang
Dwana Muhfaqdilla | 25 Maret 2024, 22:44 WIB

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto, menggelar rapat koordinasi intelijen terkait pengamanan hari besar seperti Paskah dan Idul Fitri.
“Rakor ini adalah dalam rangka memberikan kepastian kepada seluruh masyarakat bahwa situasi aman, terjaga agar masyarakat bisa melaksanakan kegiatan, ibadah perayaan dengan aman, damai dan khusyuk,” kata Hadi di kantornya, Senin (25/3/2024).
Kemudian, mantan Panglima TNI ini menyebutkan, potensi terorisme di Indonesia tergolong rendah hingga sedang. Kendati demikian, kewaspadaan tetap menjadi hal yang utama.
“Oleh sebab itu, ke depan kita akan melakukan pengamanan terbuka dan preventif, dikaitkan dengan kegiatan keagamaan, karena kita akan segera memberikan pengamanan,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pihaknya akan segera memberikan pengamanan pada 28-31 Maret 2024, mulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Sunyi dan Minggu Paskah. Termasuk juga Hari Raya Idul Fitri 2024.
“Khusus pelaksanaan-pelaksanaan, memperingati paskah juga dilaksanakan di gereja-gereja maupun di tempat-tempat terbuka, sehingga perlu dilaksanakan upaya -upaya preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tuturnya.
Menurutnya, sesuai tradisi yang ada, mudik tahunan akan menimbulkan konsentrasi massa di berbagai tempat yang menjadi pusat berkumpulnya masyarakat, seperti terminal, bandara dan objek vital nasional lainnya.
“Maka saya sudah menyampaikan kepada Polri dan TNI untuk proaktif melakukan langkah mitigasi yang sinergis dan diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban dapat tetap terjaga, masyarakat bisa melaksanakan ibadah dengan aman, damai, dan khusyuk,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










