Akurat

Mengenang Eko Prawoto Arsitek Terhormat Dari Indonesia

| 23 September 2023, 13:00 WIB
Mengenang Eko Prawoto Arsitek Terhormat Dari Indonesia
 
 
AKURAT.CO Arsitek kontemporer asal Yogyakarta, Eko Prawoto, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (13/9/2023) karena sakit. Kabar duka disampaikan budayawan Butet Kartaredjasa melalui akun Facebook. Dalam unggahan tersebut, Butet turut mengunggah foto Eko yang terbaring di kasur rumah sakit dengan selang oksigen. 
 
Sebelum Eko meninggal, lanjut Butet, Rama Sindhunata dan Rama Banar sempat menjenguk. Pada kesempatan tersebut, Eko meminta kedua Rama mendoakan dan menguatkan hatinya. Eko pun lantas dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa.
 
"Terima kasih Pak Eko yang telah berkenan membuat tempat berlindung keluarga kami, mendesain rumah tinggal dan warung bu Ageng," tulis Butet dalam unggahannya.
 
Menurut pendiri Sanggar Anak Alam (Salam) Yogyakarta, Toto Rahardjo, Eko pernah bersamanya mengurusi Kampung Kali Code di masa Rama Mangun. Interaksinya dengan Eko juga berlanjut di Universitas Kristen Duta Wacana. Eko juga kerap bertandang ke Kuwera DED yang menjadi markas Romo Mangun.
 
Baca Juga: Mengenal Zurnalis, Arsitek Muda Yang Sukses Dan Berprestasi

Berikut profil Eko Prawoto dilansir dari Arkom Indonesia.
 
Profil Eko Prawoto
 
Eko Prawoto dikenal sebagai seniman dan arsitektur yang dihormati di Indonesia. Ia telah membuat banyak sekali karya-karya yang sangat berpengaruh dan dikenal baik di dunia arsitektur global. Eko Prawoto mempunyai nama lengkap Eko Agus Prawoto dan merupakan kelahiran Agustus 1958 di Purworejo, Jawa Tengah. Ia merupakan lulusan Sarjana Arsitektur di Universitas Gadjah Mada tahun 1982. Setelah itu pada tahun 1992 Eko Prawoto juga lulus sebagai Magister Arsitektur di Berlage Institute Amsterdam. Eko juga menjadi dosen di Fakultas Arsitektur dan Desain di Universitas Kristen Duta Wacana sejak 1985.
 
Mendirikan Studio Desain yang Menginspirasi
 
Setelah 15 tahun sebagai seorang dosen, Eko Prawoto mendirikan studio desain yang diberi nama Eko Prawoto Architecture Workshop pada tahun 2000. Di sini, ia mulai mewujudkan berbagai proyek arsitektur, termasuk rumah pribadi, galeri seni, dan fasilitas umum yang menjadi ciri khasnya.

Eko Prawoto bukan hanya seorang arsitek terkemuka; ia juga dihormati sebagai seorang seniman yang berpengaruh di Indonesia. Karyanya tidak hanya memengaruhi lingkungan arsitektur di dalam negeri, tetapi juga diakui di tingkat internasional.
 
Baca Juga: Hartanya Ada yang Tembus Rp3,4 T! Ini 7 Arsitek Terkaya di Dunia

Karya-karya Besar yang Memukau Dunia

Eko Prawoto telah berpartisipasi dalam berbagai pameran seni prestisius di seluruh dunia. Beberapa di antaranya termasuk Sonsbeek 2016, Holbaek Denmark 2016, Singapore Biennale 2013, Regionale XII di Austria, Common Ground Australia, Anyang People Art Project di Korea, Kamikatsu Art Festival, Echigo Tsumari Art Triennial, Gwangju Biennale, Arte all’arte, dan Venice Biennale 2000.

Dari daftar pameran yang mengesankan ini, terlihat betapa besar pengaruh dan prestasi yang telah dicapai oleh Eko Prawoto dalam dunia seni dan arsitektur. Karya-karyanya akan tetap menjadi kenangan yang tak terlupakan dan memberikan inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia.
 
Beberapa karya lain Eko Prawoto juga pernah dipamerkan dalam acara-acara ternama seperti berikut ini:
  • Venice Biennale 2000
  • Arte all’arte
  • Gwangju Biennale
  • Echigo Tsumari Art Triennial
  • Kamikatsu Art Festival
  • Anyang People Art Project di Korea
  • Common Ground Australia
  • Regionale XII di Austria
  • Singapore Biennale 2013
  • Holbaek Denmark 2016
  • Sonsbeek 2016.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.