Presiden Jokowi Beberkan Potensi Ekonomi Digital di KTT G20

AKURAT.CO, Presiden Jokowi berbicara transformasi ekonomi digital saat membuka diskusi dengan sejumlah pemimpin negara di KTT G20 di Bali. Presiden Jokowi mengatakan bahwa potensi ekonomi digital secara global bisa mencapai USD 5 triliun.
Karena itu, menurut Presiden Jokowi ada 3 hal penting yang patut dibahas untuk mencapai kesepakatan dalam rangka terjaminnya kesetaraan digital. Pertama, soal infrastruktur digital yang merata antar negara-negara G20 dan dunia secara keseluruhan.
"Infrastruktur digital juga belum merata, masih ada ketimpangan. Ini harus segera diperbaiki dan dapat memobilisasi untuk membangun infrasktur digital untuk kita semua," kata Jokowi dalam sambutannya, di Bali, Rabu (16/11/2022).
Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan perlu adanya literasi digital yang lebih mendalam dan lebih merata. Sebab literasi digital akan mampu menggerakkan ekonomi secara lebih masif.
"Literasi digital dapat berpartisipasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kedepan, terutama di negara-negara G20," paparnya.
Selain itu, tantangan lainnya adalah lingkungan digital yang aman. Sebab banyak kasus terjadi di berbagai negara, adanya kerugian yang diderita masyarakat akibat lemahnya perlindungan digital.
"Lingkungan digital yang aman dari kebocoran data akibat siber, Perlindungan pribadi harus dijamin. Karena ekonomi digital berpotensi memberikan sumbangan untuk ekonomi USD 5 trilun di tahun 2024," jelasnya.
Kedepan negara-negara yang berpartisipasi di KTT G20 harus bekerja sama memastikan berjalannya ekonomi digital secara merata dan berkeadilan. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



