Heru Budi Siap Biayai Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis dengan Dana Operasional Gubernur

AKURAT.CO Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menyatakan bahwa anggaran untuk uji coba program makan bergizi gratis di Jakarta dapat diambil dari dana operasional gubernur.
Dengan demikian, Heru akan membiayai kegiatan uji coba ini menggunakan anggaran pribadinya sebagai gubernur.
"Anggaran operasional gubernur juga bisa digunakan untuk itu, dari anggaran saya sendiri," ujar Heru di Jakarta, Kamis (15/8/2024).
Heru mengungkapkan bahwa anggaran untuk simulasi program makan bergizi gratis di setiap sekolah diperkirakan berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp8 juta.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah, Ini Perbedaan SKCK Terbitan Polsek, Polres, Polda, dan Mabes Polri
“Untuk tahap pertama, saya perkirakan sekitar Rp5 juta hingga Rp8 juta untuk satu sekolah dasar (SD)," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa program uji coba makan bergizi gratis di Jakarta akan dilaksanakan setelah perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.
"(Program makan bergizi gratis akan diuji coba) setelah 17-an. Saya masih ada kegiatan perayaan 17 Agustus. Nanti setelah itu, mungkin pada hari Senin pekan depan," tambah Heru.
Inisiatif program makan bergizi gratis ini muncul sebagai bagian dari upaya pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah dasar, terutama di lingkungan yang kurang mampu.
Baca Juga: Supratman Andi Agtas Respons Isu Masuk Kabinet: Belum Ada Pembicaraan, tapi Siap Ditugaskan
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik para siswa, tetapi juga meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar mereka.
Jakarta, sebagai ibu kota negara, memiliki tantangan tersendiri terkait dengan kesejahteraan dan kesehatan warganya.
Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebelumnya menunjukkan bahwa meskipun akses terhadap makanan di perkotaan relatif lebih baik dibandingkan daerah lain, masalah gizi seperti kekurangan zat besi dan vitamin masih cukup umum, terutama di kalangan anak-anak.
Program makan bergizi gratis ini juga sejalan dengan berbagai inisiatif pemerintah pusat dalam menanggulangi masalah stunting dan malnutrisi di Indonesia.
Baca Juga: Pakar: Pelabelan Bahaya BPA Demi Kesehatan Masyarakat
Pemerintah telah menargetkan penurunan angka stunting hingga 14 persen pada tahun 2024, dan berbagai program di tingkat lokal seperti ini dianggap penting dalam mencapai target tersebut.
Melalui uji coba ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat menyempurnakan pelaksanaan program sebelum diluncurkan secara lebih luas di masa mendatang.
Jika berhasil, program makan bergizi gratis ini diharapkan dapat menjadi model bagi provinsi lain di Indonesia yang ingin menerapkan kebijakan serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR









