Harga Minyak Bisa Tembus USD200, AS Mulai Kaji Beberapa Skenario

AKURAT.CO Lonjakan harga minyak hingga USD200 per barel mulai masuk dalam skenario ekstrem yang dikaji pejabat pemerintahan Donald Trump di tengah konflik dengan Iran.
Sejumlah sumber menyebutkan, kajian tersebut dilakukan untuk mengukur dampak terburuk terhadap pertumbuhan ekonomi jika perang berkepanjangan terjadi.
Analisis ini merupakan bagian dari pemodelan rutin pemerintah dalam menghadapi kondisi krisis, bukan prediksi resmi.
Baca Juga: Imbas Harga Minyak Memanas, INACA Ajukan Kenaikan TBA dan Fuel Surcharge
Kekhawatiran terhadap lonjakan harga energi sebenarnya telah muncul sebelum konflik memanas.
Dikutip dari laman Bloomberg, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent disebut telah mengingatkan potensi kenaikan harga minyak yang dapat menekan pertumbuhan ekonomi.
Namun, Gedung Putih membantah adanya kajian spesifik terkait harga minyak mencapai USD200 per barel. Juru bicara menyebut pemerintah tetap optimistis terhadap kondisi ekonomi dan pasar energi dalam jangka panjang.
Di pasar global, harga minyak memang sudah menunjukkan tren kenaikan tajam sejak konflik pecah. Minyak mentah WTI tercatat naik sekitar 30% ke level USD91 per barel, sementara Brent melonjak hampir 40% ke kisaran USD102.
Baca Juga: The Fed Prediksi Lonjakan Harga Minyak Dorong Inflasi AS ke 2,7 Persen
Secara historis, harga minyak di kisaran USD200 hanya pernah terjadi menjelang krisis keuangan global 2008. Kenaikan ke level tersebut dinilai dapat memicu lonjakan inflasi dan menekan pertumbuhan ekonomi global.
Bahkan pada level lebih rendah, sekitar USD170 per barel, proyeksi Bloomberg Economics menunjukkan inflasi di AS dan Eropa akan meningkat, diikuti perlambatan ekonomi.
Salah satu faktor utama risiko lonjakan harga adalah gangguan distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar 20% perdagangan minyak dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








