AKURAT.CO Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sudah mencapai 4,5 juta penerima.
Hingga 26 Juli 2025, dari total alokasi 5.738.737 penerima dengan anggaran Rp 3,44 triliun, telah berhasil disalurkan kepada 4.511.020 penerima senilai Rp 2,71 triliun atau setara 78,61% dari target nasional.
"Masih tersisa 1.227.717 penerima atau senilai Rp 736,63 miliar yang akan disalurkan secara bertahap melalui jaringan PT Pos Indonesia (Persero) di seluruh Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan,” kata Yassierli dalam keteranganya, Senin (28/7/2025).
Yassierli menyebutkan bahwa jumlah penerima sukses salur secara nasional adalah 14.673.339 orang pekerja atau 91,99%. Sedangkan jumlah penerima sukses salur di Sulawesi Selatan adalah 320.466 orang pekerja atau 89,65%.
"Hingga siang ini, jumlah penerima sukses salur di Kota Makassar sebanyak 132.668 orang pekerja atau 90,31 persen," ucapnya.
Adapun, Yassierli diketahui memantau progres distribusi sekaligus secara simbolis menyerahkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) di kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/7/2025).
Baca Juga: Gibran Ingatkan BSU Jangan Digunakan untuk Judi Online, Bisa Dilacak PPATK
Lokasi pertama yakni kantor Pos di Jalan Selamet Riyadi No.10, Bulo Gading, Ujung Pandang, Kota Makassar meninjau penyaluran dan dialog interaktif kepada 100 pekerja.
Sedangkan di lokasi kedua di Café Agung Jalan DR Sam Ratulangi, Mamajang Luar, Makassar, Yassierli menemui enam orang pekerja penerima BSU.
Yassierli menegaskan kunjungannya ke Makassar menunjukkan komitmen Pemerintah dalam menjaga kesejahteraan pekerja melalui program BSU 2025.
"Melalui program BSU, negara hadir dengan cara yang konkret. Kami pastikan bantuan ini disalurkan langsung, tepat waktu, dan tepat sasaran kepada para pekerja yang paling membutuhkan,” ujar Yassierli.
Di sisi lain, Direktur Umum BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, menambahkan bahwa data peserta yang digunakan telah melalui proses verifikasi ketat untuk menjamin keabsahan penerima.
“Kami terus bekerja sama dengan Kemnaker dan Pos Indonesia agar bantuan ini hanya diterima oleh peserta yang benar-benar memenuhi syarat dan belum menerima bantuan lain,” tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









