China Tegaskan Tolak Negosiasi di Bawah Ancaman Tarif AS

AKURAT.CO China menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan dan menolak untuk memulai pembicaraan perdagangan sebelum semua tarif yang ada dicabut.
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi dalam pertemuan BRICS di Brasil, Senin (28/4/2025) lalu, menyatakan bahwa menyerah kepada tekanan AS hanya akan memperburuk situasi global.
Oleh karena itu, Wang menekankan bahwa China akan terus berkomitmen pada prinsip saling menghormati dalam hubungan internasional.
"Diam dan kompromi hanya akan memperkuat perilaku sewenang-wenang. Kita harus bersama-sama mempertahankan prinsip perdagangan bebas," tegas Wang dikutip dari laman CGTN.
Baca Juga: Dongkrak Konsumsi Domestik, China Turunkan Ambang Potongan Pajak untuk Turis
Usut punya usut, komentar Wang muncul bersamaan dengan pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang menyebutkan bahwa Washington masih memiliki langkah eskalasi tambahan, termasuk kemungkinan embargo ekspor ke China.
Sementara itu, China menunjukkan isyarat keinginan de-eskalasi dengan menangguhkan beberapa tarif atas barang-barang AS, namun tetap menuntut penghentian penuh semua tarif sebelum membuka jalur negosiasi.
"Kami belum menggunakan semua instrumen yang kami miliki. Jika perlu, kami bisa melarang perdagangan untuk mendapatkan pengaruh tambahan," ucap Bessent.
China sendiri menggarisbawahi bahwa negosiasi di bawah ancaman tidak dapat diterima. Beijing juga memperkuat dukungan domestik untuk sektor ekspor yang terkena imbas kebijakan tarif AS, menunjukkan bahwa mereka siap bertahan dari tekanan eksternal.
Baca Juga: China Kecam Proteksionisme AS, Serukan Dukungan Perdagangan Bebas di Forum IMF-World Bank
Dengan sikap tegas ini, China mengirimkan sinyal bahwa jalan menuju resolusi ketegangan dagang tidak akan mudah, kecuali Amerika Serikat bersedia mengubah pendekatannya yang berbasis tekanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok








