Rosan: BPI Danantara Terbuka Untuk Semua Proyek Investasi

AKURAT.CO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menegaskan kesiapan mereka untuk menerima proyek dari berbagai kementerian dan badan pemerintah.
Namun, Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan bahwa setiap proyek yang diajukan akan melalui analisa mendalam dan transparan sebelum disetujui.
"Kami terbuka untuk semua kementerian, badan, ataupun pihak yang memiliki program atau proyek. Namun, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, setiap proyek akan dianalisa dengan kehati-hatian," ujar Rosan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (6/3/2025).
Baca Juga: Survei KedaiKOPI: Mayoritas Publik Percaya pada Transparansi Danantara
Menurut Rosan, Danantara memiliki kriteria dan parameter khusus dalam menilai kelayakan proyek. Transparansi dan tata kelola yang baik menjadi prinsip utama dalam proses evaluasi investasi yang mereka lakukan.
"Kami tidak hanya menerima proyek begitu saja. Ada due diligence yang harus dipenuhi, analisa risiko, serta tata kelola yang benar agar investasi ini benar-benar membawa manfaat bagi perekonomian nasional," tambahnya.
Pernyataan ini muncul di tengah percepatan agenda hilirisasi yang dicanangkan pemerintah.
Dengan investasi tahap pertama sebesar USD40 miliar, berbagai proyek strategis, termasuk di sektor energi dan sumber daya mineral, akan mendapatkan pendanaan dari Danantara.
Keterbukaan Danantara dalam menerima proyek ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi kementerian dan lembaga dalam menjalankan program strategis nasional.
Baca Juga: Pertamina NRE Prirotaskan Proyek Geothermal Dapat Pendanaan dari Danantara
Namun, dengan adanya standar seleksi yang ketat, pemerintah dan pemangku kepentingan harus memastikan bahwa proyek yang diajukan benar-benar memiliki dampak ekonomi yang positif dan sesuai dengan kebijakan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 7Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 8Demo Hari Ini 20 Oktober 2026: Apa Saja 5 Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









