AKURAT.CO Dana asing (nonresiden) senilai Rp7,41 triliun tercatat mengalir keluar (capital outflow) selama periode 11-14 November 2024, menurut data setelmen BI.
Aksi jual bersih atau net sell ini terdiri dari net sell di pasar saham sebesar Rp4,12 triliun, net buy di pasar SBN senilai Rp0,35 triliun, serta net sell Rp3,65 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
Namun, sepanjang 2024, investor asing tercatat masih mencatatkan pembelian bersih (net buy) masing-masing sebesar Rp30,88 triliun di pasar saham, Rp37,29 triliun di pasar SBN, dan Rp192,98 triliun di SRBI.
Baca Juga: Trump Menang, Dana Asing Rp10,23 Triliun Kabur dari RI Selama Sepekan
Khusus pada semester kedua 2024, data menunjukkan investor nonresiden mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp30,54 triliun di pasar saham, Rp71,24 triliun di pasar SBN, dan Rp62,63 triliun di SRBI. Tren ini menunjukkan kepercayaan investor jangka panjang terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait dalam mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. BI juga akan terus mengoptimalkan bauran kebijakan guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan mengendalikan inflasi.
Kondisi perekonomian global, termasuk penguatan dolar AS dan fluktuasi suku bunga acuan di negara maju, menjadi tantangan bagi stabilitas nilai tukar Rupiah. BI menilai kebijakan responsif dan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci dalam menjaga daya saing dan stabilitas ekonomi.
Meskipun menghadapi tekanan, Bank Indonesia optimistis stabilitas ekonomi dapat terjaga dengan baik melalui sinergi kebijakan moneter, fiskal, dan reformasi struktural. Dengan fundamental ekonomi yang kuat, Indonesia diharapkan mampu bertahan di tengah tantangan global dan mempertahankan momentum pertumbuhan.
Khusus pada semester kedua 2024, data menunjukkan investor nonresiden mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp30,54 triliun di pasar saham, Rp71,24 triliun di pasar SBN, dan Rp62,63 triliun di SRBI. Tren ini menunjukkan kepercayaan investor jangka panjang terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait dalam mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. BI juga akan terus mengoptimalkan bauran kebijakan guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan mengendalikan inflasi.
Kondisi perekonomian global, termasuk penguatan dolar AS dan fluktuasi suku bunga acuan di negara maju, menjadi tantangan bagi stabilitas nilai tukar Rupiah. BI menilai kebijakan responsif dan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci dalam menjaga daya saing dan stabilitas ekonomi.
Meskipun menghadapi tekanan, Bank Indonesia optimistis stabilitas ekonomi dapat terjaga dengan baik melalui sinergi kebijakan moneter, fiskal, dan reformasi struktural. Dengan fundamental ekonomi yang kuat, Indonesia diharapkan mampu bertahan di tengah tantangan global dan mempertahankan momentum pertumbuhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









