Akurat Logo

Bank Mandiri Cetak Laba Rp45,5 Triliun, Efisiensi Jadi Penopang

Andi Syafriadi | 24 Oktober 2026, 12:10 WIB
Bank Mandiri Cetak Laba Rp45,5 Triliun, Efisiensi Jadi Penopang
Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan III/2026 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. - dok. Bank Mandiri

AKURAT.CO PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan laba bersih konsolidasi Rp45,5 triliun hingga kuartal III 2026.

Perolehan tersebut tumbuh 20,7% secara tahunan atau year on year (YoY), ditopang pertumbuhan kredit, peningkatan pendapatan nonbunga, dan penurunan biaya operasional.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini mengatakan, pertumbuhan bisnis perseroan diikuti peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Salurkan 59.080 Paket Sembako ke Masyarakat

Dalam paparan kinerja keuangan pada Jumat (23/10), Novita menyampaikan pendapatan bunga Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp97,3 triliun hingga September 2026, tumbuh 7,08% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan nonbunga meningkat 13,8% menjadi Rp29,4 triliun. Pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) juga naik 6,2% menjadi Rp61,2 triliun.

Secara keseluruhan, total pendapatan Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp90,6 triliun, meningkat 8,54% secara tahunan.

Kemudian dari sisi biaya, perseroan mencatat penurunan biaya operasional sebesar 9,03% menjadi Rp32,7 triliun. Perbaikan tersebut tercermin dari rasio cost to income ratio (CIR) yang turun menjadi 36,1% dari 43% pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Bank Mandiri Aktifkan Kembali Rekening Supriyono alias Botok

“Pendapatan kami terus tumbuh seiring pertumbuhan kredit dan meningkatnya transaksi nasabah. Kami melihat fee-based income menjadi penopang penting untuk menjaga pertumbuhan laba,” ujar Novita melalui keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO, Sabtu (24/10/2026).

Lebih lanjut Novitam menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas transaksi nasabah menjadi salah satu faktor yang mendukung pendapatan berbasis komisi. Karena itu, perseroan terus mengembangkan layanan untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.