Akurat Logo

Modal Asing Rp6,67 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI dalam Sepekan

Yosi Winosa | 24 Oktober 2026, 12:02 WIB
Modal Asing Rp6,67 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI dalam Sepekan
Ilustrasi modal asing keluar dari pasar saham RI atau capital outflow

AKURAT.CO Modal asing Rp6,67 triliun tercatat keluar (capital outflow) dari pasar saham RI selama sepekan (19-23 Oktober 2026), berdasarkan data BEI.

Hampir setiap hari asing atau nonresiden melakukan aksi jual atau net sell di sepanjang pekan kali ini, kecuali pada hari Rabu.

Pada Senin (19/10/2026), asing melakukan net sell Rp1,72 triliun. Di Selasa (20/10/2026), nonresiden lakukan net sell Rp2,19 triliun.

Baca Juga: Modal Asing Rp3,18 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI dalam Sepekan

Lalu pada Rabu (21/10/2026), asing melakukan net buy Rp12,49 miliar. Pada Kamis (22/10/2026) asing melakukan net sell Rp1,48 triliun dan di Jumat (23/10/2026) asing melakukan net sell Rp1,28 triliun.

Secara year to date, dana asing tercatat masih capital outflow Rp94,86 triliun per Jumat (23/10/2026), memburuk dari posisi sebelumnya sebesar Rp88,19 triliun per Jumat (16/10/2026).

Dalam sepekan, IHSG ditutup pada level 5.439,258, naik 4,90% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya pada level 5.185,105.

Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian, yang naik 25,42% menjadi Rp20,34 triliun dari Rp16,22 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat 13,80% menjadi 1,95 juta kali transaksi, dibandingkan 1,72 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Sejalan dengan penguatan IHSG, kapitalisasi pasar BEI meningkat 4,66% menjadi Rp9.583 triliun dari Rp9.157 triliun pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian tercatat sebesar 39,96 miliar saham, turun 9,39% dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 44,10 miliar saham.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.