Akurat Logo

Suahasil Nazara Ungkap Resep Pertumbuhan Tinggi ala Korea Selatan

Andi Syafriadi | 23 September 2026, 16:32 WIB
Suahasil Nazara Ungkap Resep Pertumbuhan Tinggi ala Korea Selatan
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara - AKURAT.CO/ANDOY

AKURAT.CO Pemerintah melihat pengalaman Korea Selatan sebagai salah satu gambaran untuk mengejar pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi.

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan Korea Selatan pernah mencatat pertumbuhan manufaktur dan investasi di atas 10% ketika berada dalam fase menuju negara maju. Pada periode yang sama, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) negara tersebut mencapai lebih dari 8%.

Menurut Suahasil, pengalaman tersebut menjadi salah satu referensi mengenai tingkat pertumbuhan yang ingin dicapai Indonesia.

“Ini aspirasi kita. Kita harus berjuang mencapai titik tersebut menggunakan sumber daya kita, sektor-sektor tadi, menggunakan enablers, modal manusia, hingga produktivitas,” kata Suahasil dalam ANTARA Business Forum (ABF) di Jakarta, Rabu.

Baca Juga: Menkeu Suahasil Siapkan 6 Sektor Andalan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Untuk mengejar aspirasi tersebut, pemerintah telah menetapkan enam sektor yang dinilai memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Keenamnya adalah infrastruktur digital, hilirisasi sumber daya alam, manufaktur bernilai tambah tinggi, industri hulu strategis, ketahanan pangan, dan energi terbarukan.

Seperti yang diketahui, Korea Selatan digunakan sebagai gambaran karena sektor manufaktur dan investasi memiliki peran besar dalam proses industrialisasi negara tersebut.

Indonesia sendiri memiliki basis sumber daya alam dan pasar domestik yang besar. Pemerintah ingin memanfaatkan modal tersebut melalui hilirisasi, penguatan industri manufaktur, serta pengembangan industri hulu strategis.

Baca Juga: Bukan Cuma APBN, Menkeu Sua Siapkan Mesin Lain Kejar Ekonomi 6 Persen

Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital membuka kebutuhan baru terhadap infrastruktur dan layanan digital.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.