Akurat

Mengenal DJP: Penopang Utama Penerimaan Negara dan Pembangunan Nasional

Eko Krisyanto | 12 Oktober 2025, 22:18 WIB
Mengenal DJP: Penopang Utama Penerimaan Negara dan Pembangunan Nasional

AKURAT.CO Direktorat Jenderal Pajak (DJP) adalah salah satu unit Eselon I di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang memiliki peran sentral dalam sistem keuangan negara.

DJP bertanggung jawab menyusun dan melaksanakan kebijakan di bidang perpajakan, serta mengelola penerimaan negara dari sektor pajak.

Pajak yang dikumpulkan DJP digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan publik, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga subsidi masyarakat.

Dengan kata lain, DJP merupakan tulang punggung utama dalam menopang APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

Tugas dan Fungsi Direktorat Jenderal Pajak

Sebagai lembaga pengelola sistem perpajakan nasional, DJP memegang peran penting dalam memastikan keberlanjutan fiskal negara.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia, tugas utama DJP adalah merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang perpajakan.

Untuk menjalankan tugas tersebut, DJP memiliki lima fungsi utama, yaitu:

  1. Perumusan kebijakan perpajakan, guna menciptakan sistem pajak yang adil, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi.

  2. Pelaksanaan kebijakan perpajakan, termasuk pemungutan, pemeriksaan, dan penegakan hukum pajak.

  3. Penyusunan norma, standar, dan prosedur teknis untuk memastikan setiap proses perpajakan berjalan transparan dan seragam.

  4. Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi kepada unit-unit pelaksana di lapangan agar pelaksanaan kebijakan tepat sasaran.

  5. Pelaksanaan administrasi organisasi, mencakup manajemen internal serta pelayanan publik kepada wajib pajak.

Seluruh fungsi ini dijalankan untuk menjaga tingkat kepatuhan pajak masyarakat sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara.

Baca Juga: Pemerintah Terapkan SPMB untuk Tahun Ajaran 2025/2026, Sistem Zonasi Diganti Domisili

Visi DJP dan Peran Strategis dalam Perekonomian Nasional

DJP bukan hanya lembaga pengumpul pajak, tetapi juga institusi strategis yang memastikan keberlanjutan ekonomi nasional.

DJP memiliki visi untuk menjadi “institusi penghimpun penerimaan negara terbaik, terpercaya, dan berintegritas tinggi.”

Untuk mencapai visi tersebut, DJP terus melakukan transformasi digital dan pelayanan publik, seperti penyederhanaan sistem pendaftaran, pelaporan, dan pembayaran pajak agar wajib pajak dapat menjalankan kewajibannya dengan lebih mudah dan transparan.

Peran ini sejalan dengan misi besar pemerintah: menjaga kemandirian fiskal dan kedaulatan ekonomi nasional.

Tanpa penerimaan pajak yang kuat, negara akan sangat bergantung pada pembiayaan dari luar negeri.

Pajak: Tanggung Jawab Bersama untuk Masa Depan

Memahami peran DJP dan pentingnya pajak bukan hanya urusan ekonomi, tetapi juga bentuk partisipasi warga negara dalam pembangunan.

Setiap rupiah pajak yang dibayarkan berkontribusi langsung pada peningkatan fasilitas umum, kesejahteraan rakyat, dan kemajuan bangsa.

Dengan kata lain, pajak yang Anda bayarkan hari ini adalah investasi untuk masa depan Indonesia.

Melalui DJP, pajak menjadi alat nyata untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Reli Saham Teknologi AI di China Kian Menguat, Investor Mulai Melirik Kembali Pasar Negeri Tirai Bambu

Laporan: Dwi Arya Rahmansyah Ramadhan/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.