Akurat

Investasi Emas atau Berlian, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Eko Krisyanto | 12 Agustus 2025, 22:29 WIB
Investasi Emas atau Berlian, Mana yang Lebih Menguntungkan?
 
AKURAT.CO Dalam memilih instrumen investasi yang tepat memang membutuhkan banyak pertimbangan. Apalagi jika dihadapkan pada pilihan antara dua aset berharga seperti emas dan berlian. 
 
Keduanya memiliki nilai intrinsik dan karakteristik yang berbeda, sehingga seringkali membuat banyak orang bingung. Sebenarnya, mana yang lebih baik?
 
Baik investasi emas maupun berlian sama-sama menjanjikan potensi keuntungan jangka panjang yang menarik. Namun, jika ditelisik lebih dalam, keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Memahami perbedaan ini akan membantu Anda membuat keputusan investasi yang paling sesuai.
 
Nah, agar kita mampu mempertimbangkan pilihan yang terbaik antara investasi emas atau berlian, simak perbandingannya berikut ini.
 

Kenali Perbedaan Emas dan Berlian 

Sebelum berinvestasi, penting untuk memahami karakteristik dasar dari kedua aset ini.
 
Berlian adalah batu kristal bening yang dikenal karena kilaunya yang tinggi. Batu permata ini berasal dari karbon dan merupakan material alami terkeras di dunia. Selain sebagai investasi, berlian juga sering digunakan sebagai perhiasan mewah untuk menunjukkan status sosial.
 
Sedangkan emas adalah logam mulia yang telah lama digunakan sebagai alat tukar, aset cadangan, dan perhiasan. Emas dikenal karena sifatnya yang langka, tahan karat, dan memiliki nilai yang stabil. 
 
Setelah kamu memahami keduanya secara benar hal selanjutnya adalah menakar keuntungan dan resiko berinvestasi emas maupun berlian.

Keuntungan Investasi Berlian 

Sebagai instrumen investasi, berlian memiliki beberapa keuntungan yang menarik di mata investor, antara lain:
 
Identik dengan barang mewah. Nilainya dipengaruhi oleh 4C, yaitu ukuran, warna, kejernihan, dan potongan berlian. Berlian dengan karakteristik yang lebih baik, cenderung nilainya lebih tinggi.
 
Kamu tak diwajibkan untuk mendaftarkan diri ketika investasi berlian dan menawarkan anonimitas pada pemiliknya.
 
Memiliki berlian mampu memberikan 2 fungsi utama, yaitu sebagai instrumen investasi serta perhiasan untuk menunjukkan strata sosial.
 
Namun investasi berlian juga memiliki nilai risiko cukup tinggi sebab harganya yang cenderung fluktuatif. Jika salah mengambil keputusan, atau tidak tepat mengantisipasi pergerakan harganya, investasi berlian berisiko memberikan kerugian.
 
Meskipun demikian, risiko mengenai harga ini juga bisa menjadi kunci keuntungan investasi berlian jika bisa disikapi dengan tepat oleh investornya.
 

Keuntungan Investasi Emas

Dibandingkan dengan berlian atau instrumen lainnya, investasi emas mampu memberikan berbagai keuntungan yang menarik di mata investor, antara lain: 
 
Emas dapat digunakan untuk diversifikasi portofolio investasi dan memberikan perlindungan terhadap fluktuasi nilai aset lainnya (lindung nilai).
 
Emas bisa diperdagangkan, dijual dengan cepat dan mudah karena memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Bahkan, likuiditas emas ini bisa lebih tinggi dari reksadana yang masih membutuhkan waktu beberapa hari hingga dananya bisa sampai ke rekening investor. 
 
Selain digunakan sebagai perhiasan dan investasi, emas juga bisa digunakan dalam aplikasi elektronik dan industri.
 
Emas juga bisa dijadikan sebagai jaminan untuk pengajuan kredit atau pinjaman, dan dapat digadaikan.
 
Harganya berfluktuasi, dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan kestabilan mata uang. Emas juga dianggap sebagai investasi yang relatif stabil dan cenderung meningkat dari waktu ke waktu.
 
Bagi yang memiliki preferensi investasi jangka panjang, emas bisa menjadi pilihan ideal, karena memiliki tingkat investasi yang paling aman dibandingkan dengan berlian.

Risiko investasi emas

Walaupun menjadi instrumen investasi primadona dan kerap dijadikan pilihan oleh investor, tapi emas masih memiliki sejumlah risiko dan kekurangan yang perlu disiasati dengan tepat, yaitu:
 
Harga emas selain dipengaruhi oleh harga emas dunia, juga dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang. Misalkan di Indonesia, jika rupiah melemah, biasanya harga emas bakal meningkat baik emas perhiasan, emas batangan, maupun emas online.
 
Inflasi dan suku bunga juga mampu memengaruhi harga emas. Saat suku bunga meningkat, emas akan mengalami penurunan harga. Di sisi lain, saat laju inflasi tinggi, logam mulia ini akan mengalami kenaikan harga. Kemudian rentan penipuan dan produk tiruan.
 
Ditambah kurang ideal menjadi opsi investasi berjangka pendek.

Antara Investasi Emas atau Berlian, Lebih Baik Mana?

Pada dasarnya, baik emas atau berlian sama-sama bisa menjadi pilihan investasimu karena menawarkan potensi imbal hasil yang menjanjikan untuk jangka panjang. 
 
Tapi, jika menginginkan instrumen investasi dengan nilai yang cenderung stabil dan memiliki kecenderungan untuk meningkat dalam jangka panjang, emas layak untuk dipilih.
 
Sebaliknya, investasi berlian lebih bersifat fluktuatif pada harganya sehingga perlu diantisipasi dengan tepat oleh pemiliknya agar mampu memaksimalkan peluang keuntungannya.
 
Bayu Aji Pamungkas (Magang)
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R