Teknologi Baru Bea Cukai Kawal Kepulangan Jemaah Haji 2025

AKURAT.CO Dalam rangka menjamin kelancaran proses kedatangan jemaah haji 2025, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memperkuat pengawasan kepabeanan dengan menerapkan teknologi baru, termasuk alat pemindai X-ray dan sistem pengenalan wajah (face recognition).
Wakil Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu mengungkapkan, teknologi baru ini telah diujicoba di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Hari ini, kami mencoba face recognition dan sistem manifest otomatis. Kedua teknologi ini siap mendukung proses pemeriksaan barang jemaah,” ujarnya pada saat melakukan peninjauan kepabeanan di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu malam (11/6/2025).
Baca Juga: Jemaah Haji Dapat Bebas Bea Masuk hingga USD 2.500, Ini Ketentuannya!
Lebih lanjut Anggito menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Kementerian Keuangan dalam memastikan kenyamanan dan keamanan kepulangan jemaah haji.
Terhitung Kamis (12/6) dini hari, gelombang pertama kepulangan jemaah haji akan dimulai dari Arab Saudi ke berbagai debarkasi di Indonesia.
Senada dengan Anggito, Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo menyebutkan, layanan Bea Cukai juga diperkuat dengan customs desk khusus.
"Kami menyiapkan layanan intensif, terutama bagi jemaah yang membawa HKT dan barang dagangan yang wajib dikenai bea masuk," ujarnya.
Pengawasan terhadap barang bawaan tetap dilakukan secara selektif melalui metode risk assessment.
“Kita pastikan proses cepat, tapi tetap aman dan patuh aturan,” kata Gatot.
Baca Juga: Hingga Rabu Sore, Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 232 Jemaah
Peningkatan layanan ini, lanjut Gatot, tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga tata kelola arus bagasi dan penumpang. Semua barang jemaah langsung dikirim ke debarkasi Pondok Gede tanpa melalui pemeriksaan di bandara.
"Tentunya penerapan teknologi ini merupakan bagian dari transformasi digital Bea Cukai yang sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional. kami berharap, layanan yang prima ini mampu menegaskan bahwa negara hadir dalam mendukung kenyamanan ibadah haji masyarakat," ucapnya kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









