Kisruh Kebijakan Trump, Bitcoin Sedang Tidak Baik-Baik Saja

AKURAT.CO Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan di tengah ketidakpastian politik di Amerika Serikat. Pendiri BitMEX dan salah satu tokoh veteran di dunia kripto, Arthur Hayes, memperkirakan bahwa keputusan anggaran yang diambil oleh pemerintahan Presiden Donald Trump akan berdampak besar pada pergerakan harga Bitcoin dalam jangka pendek.
Dikutip dari akun X @CryptoHayes, Sabtu (1/3/2025), menurut Hayes, jika kebijakan anggaran yang diajukan oleh Presiden Trump gagal disetujui, pasar bisa mengalami tekanan yang signifikan. Hal ini terutama berkaitan dengan peningkatan pengeluaran dan batas utang yang masih menjadi perdebatan di Kongres AS.
Dalam skenario ini, Bitcoin berpotensi kembali ke kisaran harga sebelum hari kemenangan pemilu, yakni antara USD75.000 hingga USD70.000.
Baca Juga: Analis Prediksi XRP Bisa Tembus USD320, Pasar Kripto Siap Rebound?
Selain faktor kebijakan anggaran, Hayes juga menyoroti peran hedge funds yang telah membeli exchange-traded fund (ETF) Bitcoin dari BlackRock’s iShares (IBIT). Jika harga Bitcoin terus turun, ada kemungkinan besar hedge funds akan menjual ETF mereka secara massal.
Ini dikarenakan banyak hedge funds yang menggunakan strategi arbitrase, yakni membeli ETF Bitcoin dan menjual kontrak berjangka (futures) untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga.
Strategi ini memungkinkan mereka meraih keuntungan ketika pasar stabil, namun jika harga Bitcoin anjlok, selisih keuntungan tersebut akan menyusut. Akibatnya, mereka cenderung melepas ETF Bitcoin yang mereka miliki dan menutup posisi short mereka di pasar berjangka.
Langkah ini berpotensi memicu tekanan jual lebih lanjut di pasar kripto, yang pada akhirnya bisa semakin menekan harga Bitcoin.
Baca Juga: Pasar Kripto Bergejolak! Token DEFI, LayerAI (LAI), dan Zerebro Anjlok Tajam
Hayes menegaskan bahwa volatilitas Bitcoin dalam beberapa waktu ke depan akan sangat dipengaruhi oleh dinamika politik AS. Keputusan-keputusan fiskal yang diambil pemerintahan Trump, terutama terkait pengeluaran dan kebijakan utang, dapat menjadi pemicu utama pergerakan harga di pasar kripto.
Selain itu, investor juga perlu memperhatikan bagaimana pergerakan dana institusional yang berinvestasi dalam ETF Bitcoin. Jika hedge funds mulai menarik dana mereka, hal ini bisa menciptakan efek domino yang mempercepat penurunan harga.
Sebaliknya, jika ada keyakinan bahwa kebijakan ekonomi AS akan tetap mendukung aset digital, Bitcoin bisa tetap bertahan di level tinggi.
Bagi para investor, Hayes menyarankan untuk tetap waspada dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, pemantauan terhadap kebijakan ekonomi AS dan strategi yang diambil oleh hedge funds menjadi kunci dalam menentukan langkah investasi yang tepat.
Selain itu, memahami strategi arbitrase yang digunakan oleh hedge funds juga penting untuk memprediksi pergerakan pasar. Dengan memahami bagaimana pasar merespons ketidakpastian kebijakan fiskal, investor dapat mengantisipasi potensi risiko dan peluang yang muncul.
Meskipun Bitcoin dikenal dengan volatilitasnya, dampak dari faktor eksternal seperti kebijakan ekonomi dan politik tetap tidak bisa diabaikan. Periode mendatang akan menjadi ujian bagi stabilitas Bitcoin di tengah dinamika politik yang semakin kompleks di AS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









