Bingung Pilih Menabung atau Investasi? Kenali Perbedaannya

AKURAT.CO Masih banyak orang yang beranggapan bahwa menabung dan investasi adalah hal yang sama. Namun, sebenarnya kedua konsep ini memiliki perbedaan mendasar dalam cara kerja, manfaat, serta risiko.
Memahami perbedaan antara menabung dan investasi bisa membantu dalam menentukan strategi pengelolaan keuangan yang tepat.
Menabung
Apa Itu Menabung? Menabung adalah tindakan menyisihkan sebagian pemasukan untuk disimpan, baik di bank maupun di tempat lain yang aman.
Baca Juga: 4 Tips Maksimalkan Hasil Investasi Dengan Modal Cekak
Menabung idealnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang, seperti dana darurat atau biaya pendidikan.
- Tenggang Waktu. Menabung cocok untuk kebutuhan jangka pendek maupun panjang karena uang dapat diambil kapan saja tanpa batasan waktu tertentu
- Kemudahan Akses. Saldo tabungan dapat dicairkan kapan saja, memberikan kemudahan akses untuk kebutuhan mendesak
- Tingkat Risiko. Menabung memiliki risiko yang sangat rendah, dan uang di rekening tabungan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga batas tertentu.
Instrumen Menabung:
- Tabungan konvensional
- Tabungan berjangka
- Tabungan pelajar
- Tabungan online
- Tabungan pensiun
- Giro
Investasi
Investasi adalah proses menanamkan uang atau aset dengan harapan memperoleh keuntungan di masa depan. Berbeda dengan menabung, investasi biasanya diperuntukkan bagi tujuan jangka panjang dan memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi. Namun, potensi imbal hasil yang bisa didapatkan dari investasi juga relatif lebih besar.
Karakteristik Investasi:
- Tenggang Waktu. Investasi lebih cocok untuk kebutuhan jangka panjang, karena umumnya dana yang diinvestasikan baru bisa dicairkan setelah periode tertentu
- Kemudahan Akses. Akses terhadap dana investasi seringkali terbatas karena adanya komitmen waktu tertentu, seperti pada deposito atau investasi properti
- Tingkat Risiko. Risiko dalam investasi lebih tinggi daripada menabung. Tidak semua investasi dijamin oleh LPS, terutama yang tingkat imbal hasilnya lebih tinggi dari suku bunga yang dijamin LPS
Instrumen Investasi:
- Properti
- Reksadana
- Emas
- Saham
- Obligasi
- Deposito online
Kelebihan dan Kekurangan
Menabung dan investasi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan saat memilih salah satunya.
Kelebihan Menabung:
- Dijamin keamanannya oleh bank melalui LPS
- Praktis dan mudah diakses
- Cocok untuk dana darurat atau kebutuhan mendesak
Kekurangan Menabung:
- Nilai uang cenderung menurun seiring laju inflasi
- Batasan transaksi per hari, khususnya pada tabungan tertentu
Kelebihan Investasi:
- Dikelola oleh profesional, terutama dalam bentuk reksa dana atau saham
- Potensi keuntungan lebih tinggi
- Menguntungkan untuk rencana jangka panjang, seperti dana pendidikan atau pensiun
Kekurangan Investasi:
- Tingkat risiko yang lebih tinggi
- Tidak ada lembaga penjamin seperti LPS
- Tidak fleksibel untuk dicairkan mendadak
Mana yang Harus Dipilih?
Pilihan antara menabung dan investasi tergantung pada tujuan finansial dan profil risiko masing-masing individu. Jika membutuhkan fleksibilitas tinggi dan akses cepat, menabung lebih tepat.
Namun, jika mencari potensi keuntungan yang lebih besar untuk jangka panjang, investasi bisa menjadi pilihan yang menarik.
Dengan memahami perbedaan mendasar antara menabung dan investasi, setiap orang dapat lebih bijak dalam menentukan strategi keuangan yang sesuai untuk mencapai tujuan finansial mereka di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









