Akurat

Laba Bersih Pegadaian Kuartal I-2024 Tembus Rp1,4 T, Naik 33 Persen

M. Rahman | 10 Mei 2024, 18:26 WIB
Laba Bersih Pegadaian Kuartal I-2024 Tembus Rp1,4 T, Naik 33 Persen

AKURAT.CO PT Pegadaian mencatat kinerja yang sangat positif selama tiga bulan pertama tahun 2024. Perusahaan berhasil mencapai pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa aspek kunci bisnisnya.

Pertama-tama, terjadi peningkatan yang mengesankan dalam aset, yang naik sebesar 14,3% year-on-year (yoy) dari Rp76,1 triliun menjadi Rp87 triliun.

Selanjutnya, Outstanding Loan (OSL) Gross juga mengalami peningkatan sebesar 17,0% yoy dari Rp61,2 triliun menjadi Rp71,6 triliun. Laba bersih juga meningkat secara mencolok sebesar 33,2% dari Rp1 triliun menjadi Rp1,4 triliun.

Kinerja positif ini tidak terlepas dari pertumbuhan jumlah nasabah Pegadaian yang meningkat sebesar 9,3%, dari 22,4 juta nasabah pada Maret 2023 menjadi 24,4 juta nasabah pada Maret 2024. Penyaluran pinjaman atau omzet pembiayaan juga mengalami kenaikan sebesar 10,7%, dari Rp49,4 triliun menjadi Rp54,7 triliun.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan bahwa pencapaian gemilang ini juga didorong oleh kinerja Holding Ultra Mikro.

Baca Juga: Pegadaian Buka Loker Posisi Spesialis Aplikasi Bisnis Digital, Intip Persyaratannya

Kinerja memuaskan ini merupakan kado indah untuk Pegadaian yang telah genap berusia 123 Tahun. Selain transformasi yang dijalankan, konsistensi yang dilakukan dan tidak luput dari holding BUMN Ultra Mikro yang berhasil mendorong bisnis pembiayaan mikro melalui produk gadai dan investasi lewat produk non-gadai. 

"Bersama BRI dan PNM, Pegadaian berkomitmen untuk mengembangkan UMKM, salah satunya dengan menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariar," papar Damar dikutip dari keterangan resmi, Jumat (10/5/2024).

Pembiayaan KUR Syariah Pegadaian mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan sebesar 303,9%, meningkat menjadi Rp2,9 triliun di kuartal pertama tahun 2024 dari Rp710 miliar di kuartal pertama tahun 2023.

Dari segi rasio keuangan, Pegadaian dinilai semakin sehat dengan penurunan non-performing loan (NPL) dari 1,37% di kuartal pertama tahun 2023 menjadi 1,24% di kuartal pertama tahun 2024. Begitu juga dengan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang mengalami penurunan menjadi 62,74% dari 65,27% yoy.

Pegadaian juga berusaha untuk selalu bersama masyarakat dengan memberikan literasi terkait investasi. Produk seperti Cicil Emas dan Tabungan Emas Pegadaian menjadi salah satu cara untuk melawan inflasi.

Selain itu, Pegadaian juga menyediakan berbagai macam pembiayaan, mulai dari yang produktif seperti Pembiayaan Wisata Religi dan Multiguna Wisata, hingga pembiayaan konsumtif seperti pembiayaan kendaraan listrik, yang dapat dinikmati oleh semua pelanggan Pegadaian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa