Sekolah Rakyat Jepara Siap Beroperasi, Kementerian PU Targetkan MPLS Mulai 20 Agustus 2026

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah telah fungsional untuk kegiatan belajar mengajar.
SR Kabupaten Jepara telah siap menyambut 345 siswa-siswi yang akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 20 Agustus 2026 nanti.
Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan SR merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Progres Sekolah Rakyat Mamuju Tembus 91 Persen, Kementerian PU Target Rampung Agustus
“Dengan menyekolahkan adik-adik dari keluarga prasejahtera, mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya dari prasejahtera menjadi sejahtera, sekaligus mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045,” kata Dody dikutip dari laman Kementerian PU, Rabu (5/8/2026).
SR Kabupaten Jepara merupakan salah satu paket pekerjaan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Tengah 2 yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Tengah.
Dibangun di atas lahan seluas 10 hektare, SR Kabupaten Jepara dikerjakan oleh kontraktor pelaksana Adhi – Minarta KSO dengan alokasi anggaran sekitar Rp2,4 M.
Adapun berbagai fasilitas pendidikan penunjang yang tersedia di SR Kabupaten Jepara diantaranya yaitu Gedung Serba Guna, Gedung SD, SMP, dan SMA, Gedung Ibadah, Masjid, Guest House, Dapur, Rusun Guru, Asrama Putra-Putri, Kantin, Lapangan Upacara, Running Track, Lapangan Sepak Bola dan Lapangan Basket.
Berdasarkan rekapitulasi progres pekerjaan fisik, Sekolah Rakyat Kabupaten Jepara sudah dapat difungsionalkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Untuk saat ini, Kementerian PU fokus terhadap finishing dan memastikan kembali pekerjaan arsitektur, mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP), serta penataan kawasan agar seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal sebelum kegiatan MPLS dimulai.
Melalui pembangunan fasilitas pendidikan yang layak dan terpadu, Kementerian PU berupaya memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju target Indonesia Emas 2045.
Hal ini juga sejalan dengan visi Kementerian PU yaitu mendukung pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur dasar yang inklusif dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla









