OpenAI Gandeng Jony Ive Garap Perangkat AI Baru, Ada Pena Pintar dan Audio Portabel

AKURAT.CO Kolaborasi OpenAI dan Jony Ive kembali menarik perhatian setelah muncul bocoran baru terkait perangkat keras berbasis kecerdasan buatan. Proyek ini dilaporkan telah dikerjakan sejak September 2024 secara tertutup.
Perangkat AI misterius tersebut sebelumnya hanya disinggung lewat pernyataan Sam Altman dan Jony Ive tanpa detail teknis yang jelas. Hingga kini, publik belum mendapat gambaran pasti mengenai bentuk dan fungsi perangkat tersebut.
Bocoran terbaru menyebutkan bahwa OpenAI dan Jony Ive tidak hanya mengembangkan satu perangkat AI. Setidaknya ada tiga perangkat berbeda yang kini sedang dipersiapkan menuju tahap produksi.
Informasi ini diungkap oleh pembocor Smart Pikachu melalui platform X. Ia mengklaim proyek perangkat keras OpenAI sudah memasuki fase rantai pasokan dan seleksi vendor manufaktur.
Proyek tersebut disebut memiliki nama sandi 'Gumdrop' dan awalnya dipercayakan kepada Luxshare di Tiongkok. Namun, kendala manufaktur membuat OpenAI mempertimbangkan opsi produksi lain di luar China.
Menurut bocoran tersebut, proses manufaktur kini dikabarkan beralih ke Vietnam dengan Foxconn sebagai mitra utama. Selain itu, ada pula pembahasan untuk memindahkan sebagian produksi ke Amerika Serikat.
"Vietnam adalah target saat ini, meskipun diskusi mencakup potensi manufaktur di lokasi FXC AS," tulis @zhihuipikachu dalam unggahannya di X, dikutip Jumat (2/1/2026).
Dari tiga perangkat AI yang dikembangkan, salah satunya disebut berbentuk pena bertenaga AI. Sementara perangkat lainnya diklaim sebagai perangkat audio portabel yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari.
Meski detail fungsinya belum diungkap, arah pengembangan produk ini menunjukkan ambisi besar OpenAI. Sam Altman sebelumnya menyebut perangkat AI ini akan menjadi perangkat inti ketiga setelah laptop dan ponsel pintar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









