OpenAI Cari Kepala Divisi Persiapan Risiko AI, Khawatir Dampak Kecerdasan Buatan?

AKURAT.CO OpenAI resmi membuka posisi baru bernama Head of Preparedness atau Kepala Kesiapan untuk mengantisipasi berbagai risiko serius dari perkembangan kecerdasan buatan. Peran ini difokuskan pada upaya pencegahan terhadap skenario terburuk yang bisa muncul seiring meningkatnya kemampuan AI.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh CEO OpenAI, Sam Altman. Ia menilai perkembangan pesat model AI membawa tantangan nyata, termasuk dampak pada kesehatan mental masyarakat dan potensi penyalahgunaan di bidang keamanan siber.
Berdasarkan deskripsi lowongan, kandidat terpilih akan bertugas memantau kemampuan AI paling canggih yang berpotensi menimbulkan risiko serius. Tanggung jawab utamanya meliputi evaluasi kemampuan dan penyusunan model ancaman.
"Anda akan menjadi pemimpin yang bertanggung jawab langsung untuk membangun dan mengoordinasikan evaluasi kemampuan, model ancaman, dan mitigasi yang membentuk jalur keamanan yang ketat," ujarnya, dikutip dari The Verge, Minggu (28/12/2025).
Selain itu, posisi ini akan merancang strategi mitigasi untuk membangun sistem keamanan AI yang terukur dan dapat diterapkan. Peran tersebut juga menjalankan kerangka kesiapan OpenAI, mengamankan model sensitif, serta menetapkan batasan bagi AI yang mampu meningkatkan dirinya sendiri.
Altman mengakui posisi tersebut akan menjadi pekerjaan dengan tingkat tekanan yang tinggi. Hal ini sejalan dengan kompleksitas risiko yang harus diantisipasi dari perkembangan AI.
Upaya OpenAI diambil di tengah meningkatnya sorotan terhadap dampak negatif chatbot, terutama pada kesehatan mental. Berbagai kasus menunjukkan AI dapat memperkuat delusi, memicu teori konspirasi dan berkontribusi pada masalah serius seperti psikosis AI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








