Komdigi Soroti Ketahanan Infrastruktur Digital dalam Penanganan Bencana

AKURAT.CO Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menilai ketahanan infrastruktur digital penting dalam penanganan bencana. Konektivitas dibutuhkan untuk menjaga keselamatan warga dan memastikan respons tetap berjalan saat akses fisik terputus.
Meutya menilai risiko bencana yang meningkat akibat perubahan iklim menuntut kesiapan jaringan digital nasional. Ia menekankan jaringan yang andal menjadi kebutuhan dasar dalam situasi darurat.
"Bencana ini mengingatkan kita semua bahwa konektivitas dan informasi adalah kebutuhan mendasar. Infrastruktur digital adalah benteng pertahanan terakhir ketika akses fisik terputus," ujar Meutya dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (19/12/2025).
Meutya menekankan bahwa resiliensi infrastruktur digital perlu menjadi prioritas nasional agar layanan komunikasi tetap tersedia di tengah kondisi krisis. Tanpa jaringan yang andal, proses evakuasi, distribusi bantuan, hingga koordinasi antarlembaga berpotensi terhambat.
Menurutnya, percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk operator, pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Ia menegaskan upaya pemulihan tidak akan efektif jika dilakukan secara terpisah.
"Tidak ada satu pihak yang bisa bekerja sendiri. Kolaborasi yang cepat dan solid adalah kunci menjaga konektivitas nasional," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







