Amazon dan Meta Sumbang Masing-masing Rp15 Miliar untuk Pelantikan Donald Trump

AKURAT.CO Amazon dan Meta, dua raksasa teknologi dunia, masing-masing menyumbangkan $1 juta (sekitar Rp15 miliar) untuk mendukung dana pelantikan Presiden terpilih Donald Trump.
Langkah ini mencerminkan upaya kedua perusahaan untuk memperbaiki hubungan dengan Trump, meskipun terdapat ketegangan di masa lalu.
Juru bicara Amazon mengonfirmasi bahwa selain donasi tersebut, perusahaan juga akan menyiarkan upacara pelantikan Trump melalui layanan Prime Video, sebuah kontribusi senilai $1 juta (sekitar Rp15 miliar) dalam bentuk barang.
Dikutip dari Wsj.com, Rabu (25/12/2024), pendiri Amazon, Jeff Bezos, akan bertemu langsung dengan Trump minggu depan.
Ketegangan antara Trump dan Bezos sebelumnya sempat mencuat. Selama masa jabatan pertamanya, Trump kerap mengkritik Amazon dan The Washington Post, media yang dimiliki Bezos.
Sebaliknya, Bezos pernah menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan dan retorika Trump.
Meski demikian, Bezos baru-baru ini menunjukkan sikap lebih damai, menyatakan dukungannya terhadap rencana ekonomi Trump yang pro-pengusaha.
Sementara itu, Meta, induk Facebook dan Instagram, mengonfirmasi donasi serupa beberapa minggu setelah CEO Mark Zuckerberg bertemu dengan Trump di Mar-a-Lago.
Langkah ini diduga sebagai upaya Meta untuk membangun kembali kepercayaan dari kalangan konservatif setelah hubungan sulit dengan Trump, termasuk keputusan Facebook yang sempat memblokir akun Trump pasca-kerusuhan Capitol pada 6 Januari 2021.
Perusahaan teknologi besar memang kerap menjadi penyumbang dalam acara pelantikan presiden.
Meski demikian, beberapa perusahaan seperti Google dan Microsoft memberikan sumbangan dengan nilai berbeda di setiap pelantikan, tergantung pada hubungan mereka dengan pemerintahan yang terpilih.
Donasi besar dari Amazon dan Meta kali ini menandakan perubahan strategi, khususnya dalam menjaga hubungan baik dengan administrasi baru yang dapat memengaruhi kebijakan ekonomi dan teknologi di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









