Akurat

Catat, Begini Tips Memilih Saringan Air yang Tepat untuk Kran Rumah

Eko Krisyanto | 3 Desember 2023, 20:17 WIB
Catat, Begini Tips Memilih Saringan Air yang Tepat untuk Kran Rumah

AKURAT.CO - Air keran atau disebut juga air leding memegang peran krusial dalam aktivitas sehari-hari. Bukan tanpa alasan, air leding digunakan secara luas untuk mencuci, memasak, mandi, dan kebutuhan lainnya.

Meski demikian, perlu disadari bahwa air keran tidak selalu bersih dan aman. Untuk mengatasi hal ini, solusinya adalah menggunakan filter atau saringan air keran.

Faucet water filter atau saringan air keran adalah perangkat untuk menyaring air yang dipasang pada ujung atau kepala keran. Fungsinya mencakup penyaringan pasir, batu, klorin, minyak, dan kontaminan lain yang mungkin terdapat dalam air keran.

Filter ini dapat diinstal pada sebagian besar keran air di rumah, termasuk kran wastafel dan kamar mandi. Penggunaan alat ini bertujuan untuk memberikan air yang lebih bersih, jernih, dan aman untuk dikonsumsi.

Tips Memilih Saringan Air Keran yang Tepat

Mayoritas penduduk Indonesia menggunakan air leding (PDAM) dan air tanah dari keran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, air tersebut dapat mengandung berbagai kontaminan seperti kotoran, karat, bakteri, atau minyak.

Jika dibiarkan, kontaminan ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi Anda dan keluarga. Untuk menghindarinya, disarankan untuk memasang filter air keran pada keran rumah Anda.

Jangan asal beli, pastikan Anda mengetahui bagaimana memilih saringan air yang tepat untuk kran rumah. Berikut beberapa tips mudah yang bisa Anda ikuti:

1. Cek bahan pembuatnya

Adaptor atau disebut juga konektor filter air keran biasanya diproduksi dari dua jenis material, yakni plastik dan stainless steel. Masing-masing material memiliki keunggulan sendiri.

● Plastik

Material plastik memiliki berat yang ringan dan akan tetap bebas karat dalam jangka waktu yang panjang. Dalam hal penampilan, filter air keran berbahan plastik biasanya hadir dalam beragam warna dan desain menarik. Namun, adapter filter ini memiliki tingkat daya tahan yang lebih rendah bila dibandingkan dengan produk yang terbuat dari stainless steel.

Meskipun demikian, filter air keran berbahan plastik memiliki harga yang relatif terjangkau, sehingga dapat menghemat biaya saat perlu diganti. Untuk mendapatkan filter yang lebih tahan lama, disarankan untuk memilih produk yang terbuat dari plastik berkualitas dan tebal.

● Stainless steel

Mirip dengan bahan plastik, adaptor filter air keran berbahan stainless steel juga memiliki ketahanan terhadap karat dan korosi. Meskipun memiliki harga yang lebih tinggi, produk ini menonjol dengan kekuatan yang optimal, serta cocok digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Ulirnya dirancang lebih rapat dan presisi pada keran, menghindarkan kemungkinan kebocoran air di sela-sela sambungannya. Dengan desain minimalisnya, faucet filter yang terbuat dari stainless steel akan memberikan sentuhan kemewahan dan keeleganan pada tampilan dapur Anda.

2. Cermati jenis outletnya

Dari aspek desainnya, saringan air terbagi menjadi dua jenis outlet, yaitu outlet tunggal dan ganda. Single outlet atau outlet tunggal memiliki ukuran yang lebih ringkas dan praktis yang membuat tampilan kran air menjadi lebih rapi. Selain itu, tentu saja harganya lebih terjangkau.

Sementara itu, double outlet atau outlet ganda mempunyai dua buah lubang yang menjadi tempat air keluar. Satu bagian untuk mengeluarkan air yang belum melalui proses penyaringan, dan satu lainnya akan mengeluarkan air yang sudah melalui proses penyaringan. Jadi, Anda bisa memakainya sesuai kebutuhan.

3. Jenis dan banyaknya lapisan penyaring

Bagian filter atau saringan air keran dapat terbuat dari berbagai jenis material. Salah satu yang umum digunakan adalah karbon aktif atau arang. Meskipun demikian, beberapa produk mungkin menggunakan lebih dari satu lapisan filter. Umumnya, semakin banyak lapisan filtrasi, semakin efisien air yang dihasilkan.

Berikut adalah beberapa jenis material filter air dan fungsinya:

● Karbon aktif: Berkemampuan menyaring klorin, pestisida, dan menghilangkan bau tak sedap pada air.

  • Batu vulkanik: Berfungsi membersihkan minyak dari dalam air dan meningkatkan kebersihannya.
  • Ceramic: Efektif menghilangkan bakteri, klorin, sedimen, dan karat dalam air.
  • Calcium sulfate: Mengurangi bau tidak sedap, rasa tidak enak pada air, kotoran, material organik, dan klorin.
  • Cotton atau kapas: Digunakan untuk menyaring kotoran seperti pasir, karat, lumpur, dan partikel kecil lainnya.
  • Microfabric: Menyaring residu karat dan kotoran yang mengambang di dalam pipa air.

4. Pilih saringan sesuai ukuran kran air

Ukuran kepala keran bervariasi, oleh karena itu, penting untuk memilih filter air keran yang sesuai ukurannya. Jika tidak kompatibel, terdapat risiko kebocoran pada air keran dan kemungkinan adaptor filter akan terlepas dengan mudah.

Lebih dari itu, terdapat kemungkinan besar bahwa filter tidak dapat dipasangkan pada keran air Anda. Untuk menghindari penyesalan, pastikan untuk memilih produk dengan ukuran atau diameter yang sesuai dengan keran air di rumah Anda.

Itu tadi beberapa tips memilih saringan air yang sesuai dengan kebutuhan kran di rumah. Beli saringan air terbaik hanya dari Blibli dengan banyak penawaran dan promo menarik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
A