KPK Berpeluang Periksa Menaker Yassierli dalam Kasus Pemerasan Immanuel Ebenezer

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang memeriksa Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, terkait kasus pemerasan yang menjerat mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, bersama 10 orang lainnya.
"KPK terbuka melakukan pemeriksaan terhadap siapa pun," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Senin (25/8/2025).
Dia menjelaskan, pascakegiatan operasi tangkap tangan (OTT), lembaga antirasuah dalam tahap penyidikan tentu akan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan. Baik sebagai tersangka, saksi maupun pihak lain yang diduga mengetahui konstruksi perkara.
Baca Juga: Tegas, Presiden Prabowo Tidak Akan Beri Amnesti Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer
"KPK mengimbau agar semua pihak yang dipanggil dan dibutuhkan keterangannya agar kooperatif. Sehingga keterangan-keterangan yang dibutuhkan penyidik lengkap," kata Budi.
Sebelumnya, KPK menahan Immanuel Ebenezer pada Jumat (22/8/2025). Penyidik juga menahan 10 orang lainnya untuk 20 hari pertama.
Immanuel Ebenezer bersama para tersangka ditetapkan melakukan pemerasan terkait pengurusan Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Prabowo Pecat Immanuel Ebenezer dari Wamenaker, Siapa Penggantinya?
"KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama terhitung tanggal 22 Agustus sampai 10 September 2025," ujar Ketua KPK, Setyo Budiyanto, saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK.
Setyo menjelaskan, semua tersangka ditahan di Rutan KPK di Gedung Merah Putih.
Dalam perkara ini, KPK menduga Immanuel Ebenezer menerima aliran dana Rp3 miliar yang berasal dari praktik pemerasan terkait pengurusan Sertifikat K3.
Baca Juga: Prabowo Resmi Pecat Immanuel Ebenezer dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka KPK
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







