Akurat

Timses Rido Pastikan Prabowo dan Jokowi Tidak Bahas Gugatan ke MK Saat Bertemu

Atikah Umiyani | 9 Desember 2024, 10:40 WIB
Timses Rido Pastikan Prabowo dan Jokowi Tidak Bahas Gugatan ke MK Saat Bertemu

AKURAT.CO Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (Rido) memastikan tidak ada bahasan mengenai gugatan ke Mahkamah Konstitusi dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Joko Widodo beberapa waktu lalu. 

Ketua Tim Pemenangan Rido, Ahmad Riza Patria, mengatakan, pertemuan Prabowo dan Jokowi adalah agenda silaturahmi yang biasa dilakukan. 

"Sejauh yang saya tahu, Pak Prabowo dengan Pak Jokowi kan biasa bertemu, bersilaturahmi. Apalagi kan sekarang sudah satu bulan lebih sejak 20 Oktober, sudah hampir dua bulan malah ya. Satu bulan setengah lebih pemerintahan Merah Putih dipimpin Pak Prabowo," jelasnya di Jakarta, Senin (9/12/2024). 

Baca Juga: Saksi Kubu RIDO Walk Out dari Rapat Pleno Pengumuman Hasil Pilkada Jakarta 2024

Riza juga belum bisa memastikan secara persis hal-hal apa saja yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Namun, ia meyakini bahwa keduanya tidak membahas masalah kepentingan politik pribadi. 

"Terkait apa saja yang dibahas, terus terang saya belum tahu sama sekali, belum juga update. Tapi saya kira pasti tentu kedua tokoh bangsa ini pasti membahas kepentingan bangsa, negara dan kepentingan rakyat," ujarnya. 

Meskipun Prabowo dan Jokowi sama-sama mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono (Rido) di Pilkada Jakarta, namun Riza memastikan keduanya tidak membahas hasil rekapitulasi suara maupun upaya gugatan ke MK. 

Baca Juga: Geram dengan Sikap Pasif Bawaslu, Tim Pemenangan RIDO Siapkan Gugatan ke MK

"Kalau orang besar bertemu, tokoh bertemu, pasti yang dipikirkan bukan kepentingan pribadi, bukan kepentingan partai, bukan kepentingan golongan. Tapi kepentingan bangsa, negara dan kepentingan rakyat," tuturnya. 

Seperti diketahui, Tim Pemenangan dan Tim Hukum Rido saat ini tengah menyiapkan langkah untuk membuat gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Hal ini akibatnya pasifnya Bawaslu Jakarta dalam merespons berbagai kecurangan yang terjadi. 

Baca Juga: Tim RIDO Tak Sepakat dengan Hasil Rekapitulasi Suara di Kepulauan Seribu

Di sisi lain, ada banyak dugaan ketidakprofesionalan KPUD dalam menyelenggarakan Pilkada Jakarta 2024 hingga menyebabkan minimnya partisipasi publik dalam proses pencoblosan 27 November. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK