Bareskrim Ungkap Kasus Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia dan Myanmar, 157 Kg Sabu Diamankan

AKURAT.CO Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran narkoba jaringan internasional Malaysia dan Myanmar. Total 157 kilogram sabu diamankan, di antaranya 107 kilogram dari Myanmar dan 50 kilogram dari Malaysia.
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa, mengungkapkan jaringan narkoba Malaysia ini diamankan di Wilayah Seunuddon, Aceh Utara. Sedangkan, jaringan narkoba Myanmar diamankan di Wilayah Cikupa, Tangerang.
Baca Juga: Polisi Ringkus Bandar dan Kurir Narkoba di Kampung Bahari Tanjung Priok, Sita 30 Kilogram Ganja
"Dilakukan penangkapan di Aceh Utara dan di Tangerang, Banten. Ini ada kaitannya satu sama lain, pengembangan-pengembangan dari Aceh dan diungkap di Banten, totalnya 157 kilogram," katanya dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (22/7/2024).
Dalam pengungkapan di Aceh Utara, pihaknya mengamankan satu pelaku yakni AR (33) yang berperan sebagai transporter. Kemudian dalam pengungkapan di Banten, polisi mengamankan tiga pelaku yakni TS (27), AS (39) dan SR (27) yang berperan sebagai kurir.
Pihak kepolisian pun masih terus mendalami kasus ini untuk membuat kasus semakin terang benderang. Sejumlah pelaku pun masih dalam pengejaran. "AN, LD, AD ,ZF, PN, KR, BR, semuanya WNI masih DPO," tukasnya.
Atas perbuatannya, para tersangka akan dikenakan Undang-Undang Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.
"Undang-Undang Narkotika Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 12 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ancaman hukuman terberat adalah hukuman mati," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








