Merasa Dikriminalisasi, Warga Deli Serdang Minta Perlindungan ke Komnas HAM

AKURAT.CO Seorang warga Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, bernama Edi Suranta Guru Singa, mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Nasional (Komnas HAM) untuk meminta perlindungan, Jumat (26/4/2024).
Suhandri Umar Tarigan selaku kuasa hukum Edi mengatakan, kedatangannya sekaligus untuk melaporkan dugaan kriminalisasi terhadap kliennya yang dituduh memiliki senjata api ilegal.
"Kami penasihat hukum sudah melakukan segala upaya hukum untuk pembelaan klien kami," katanya kepada wartawan di Gedung Komnas HAM, Menteng, Jakarta.
Umar menjelaskan, dugaan kriminalisasi itu bermula ketika kliennya terlibat kasus dugaan perjudian bersama 20 orang lainnya di objek wisata Desa Durin Jangak, Pulau Sari, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Mahasiswa Dukung KPK Tidak Ciut Nyali Hadapi Dugaan Kriminalisasi
Pada saat penangkapan hingga dibawa ke Mapolrestabes Medan, menurut Umar, kliennya sama sekali tidak disebutkan terkait masalah senjata api ilegal.
"Tiba-tiba setelah satu kali 24 jam, klien kami dituduh memiliki senpi. Padahal 20 saksi itu, utamanya yang empat orang, melihat bahwa klien kami bukan pemilik senjata api tersebut," jelasnya.
Umar mengatakan, bersama kliennya juga telah melapor ke Denpom 1/5 Medan. Lantaran senpi tersebut diduga adalah milik oknum anggota TNI.
Dia berharap Kodam 1 Bukit Barisan dan Denpom 1/5 Medan bisa segera mengklarifikasi status oknum TNI yang diduga merupakan pemilik senpi tersebut.
Seraya berharap Komnas HAM bisa ikut memantau perkembangan kasus ini.
Baca Juga: Kasus Gagal Bayar SNP, Mantan Dirut Bank Jambi Korban Kriminalisasi
"Dan memungkinkan juga akan turun ke lapangan (untuk meninjau)," pungkas Umar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








