Tips Islam untuk Menghindari Lingkungan Toksik dan Bahaya Narkoba

AKURAT.CO Menjaga diri dari lingkungan yang buruk merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim. Lingkungan pergaulan dapat memengaruhi cara seseorang berpikir, berbicara, mengambil keputusan, bahkan menentukan kebiasaan sehari-hari. Karena itu, Islam tidak hanya mengajarkan manusia untuk menjaga tubuh, tetapi juga memelihara jiwa dari berbagai hal yang dapat merusaknya.
Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah penyalahgunaan narkoba. Masalah narkoba tidak hanya berkaitan dengan kesehatan dan hukum, tetapi juga dapat menghancurkan hubungan keluarga, pendidikan, pekerjaan, dan masa depan seseorang. Dalam banyak kasus, lingkungan pergaulan yang tidak sehat dapat menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang semakin dekat dengan perilaku berisiko.
Islam memberikan prinsip yang kuat agar seorang Muslim berhati-hati dalam memilih lingkungan pergaulan. Allah SWT berfirman dalam QS. Az-Zukhruf ayat 67:
الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ
"Teman-teman karib pada hari itu saling menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa."
Baca Juga: Doa Hari Rabu, agar Rezeki Selalu Lancar dan Berkah
Ayat tersebut mengingatkan bahwa hubungan pertemanan bukan persoalan sederhana. Pertemanan dapat membawa seseorang kepada kebaikan, tetapi juga dapat menjadi jalan menuju keburukan apabila dibangun dalam lingkungan yang salah.
Rasulullah SAW memberikan perumpamaan yang sangat jelas mengenai pengaruh teman. Beliau bersabda:
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ
"Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk seperti pembawa minyak kasturi dan pandai besi." (HR. Bukhari dan Muslim).
Teman yang baik diibaratkan seperti pembawa minyak kasturi. Berdekatan dengannya memberikan manfaat, meskipun seseorang tidak selalu membeli atau mengambil sesuatu darinya. Sebaliknya, berdekatan dengan lingkungan yang buruk dapat membuat seseorang terkena dampak negatif meskipun pada awalnya tidak berniat melakukan keburukan.
Karena itu, salah satu langkah untuk menjauhkan diri dari narkoba adalah berani mengevaluasi lingkungan pergaulan. Jika suatu kelompok terbiasa mengonsumsi narkoba, mengajak mencoba zat terlarang, atau menganggap penggunaan narkoba sebagai sesuatu yang wajar, seorang Muslim perlu memiliki keberanian untuk menjaga jarak.
Menolak ajakan tidak harus dilakukan dengan permusuhan. Seseorang dapat mengatakan tidak dengan tegas, meninggalkan situasi yang berisiko, dan mencari lingkungan yang lebih sehat. Sikap seperti ini bukan berarti merasa lebih baik daripada orang lain, melainkan bentuk ikhtiar untuk menjaga diri.
Islam juga mengajarkan agar manusia tidak membawa dirinya sendiri menuju kebinasaan. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 195:
وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ
"Janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 3Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 7Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 8Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver
- 10Presiden Prabowo Minta Perekrutan TNI-Polri Tidak Melulu Lihat Fisik, Boleh Berkacamata Asal Pintar





