Jepang Tersinggung Berat, China Cuma Sebut Nama Sanae Takaichi Tanpa Gelar Perdana Menteri

AKURAT.CO Toshihiro Kitamura, sekretaris pers Kementerian Luar Negeri Jepang secara resmi menyampaikan protes kepada China setelah Beijing menyebut nama Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tanpa menyebut jabatannya.
Menurut sumber diplomatik di Beijing yang memahami hubungan bilateral, dilaporkan bahwa Toshihiro Kitamura, sekretaris pers Kementerian Luar Negeri Jepang, menyampaikan pernyataan dalam taklimat pers rutin sehari sebelumnya (7 Oktober 2026).
Ia mengatakan, "Meskipun terdapat perbedaan posisi, menunjukkan rasa hormat yang pantas kepada pemimpin suatu negara adalah hal yang wajar menurut protokol internasional." Ia menambahkan bahwa pemerintah Jepang telah menyampaikan sikap ini kepada pihak Tiongkok.
Sebelumnya, pada tanggal 30 September, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, menyebut nama Perdana Menteri saja, yaitu "Sanae Takaichi", dalam taklimat pers rutin, tanpa menggunakan gelar resmi seperti "Perdana Menteri."
Mengingat Kementerian Luar Negeri Tiongkok sebelumnya pernah menggunakan gelar seperti "Perdana Menteri Jepang" atau "Perdana Menteri Takaichi," muncul spekulasi bahwa penghilangan gelar kehormatan tersebut dilakukan secara sengaja.
Interpretasi ini semakin menguat mengingat hubungan Tiongkok-Jepang telah memburuk setelah Perdana Menteri Takaichi mengisyaratkan kemungkinan "intervensi jika terjadi situasi darurat di Taiwan" dalam sidang parlemen pada tanggal 6 November tahun lalu.
Hal ini dapat ditafsirkan sebagai cara tidak langsung Beijing untuk menunjukkan ketidaksenangannya terhadap Tokyo. Bagaimanapun, hubungan bilateral tampaknya sulit untuk keluar dari kebuntuan yang seolah tak dapat diperbaiki itu dalam waktu dekat menyusul insiden ini.
Sumber: Asia Today
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 3Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 6Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 8Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver
- 10Presiden Prabowo Minta Perekrutan TNI-Polri Tidak Melulu Lihat Fisik, Boleh Berkacamata Asal Pintar







