AKURAT.CO Mengajarkan anak tentang puasa Asyura di bulan Muharram adalah bagian penting dari menanamkan nilai-nilai agama Islam sejak dini.
Puasa Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram, memiliki keutamaan dan nilai historis dalam Islam.
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengajarkan anak tentang niat puasa Asyura Muharram.
1. Jelaskan Makna dan Sejarah Puasa Asyura
Langkah pertama adalah menjelaskan kepada anak tentang makna dan sejarah puasa Asyura. Ceritakan bahwa puasa ini dilakukan sebagai bentuk syukur atas penyelamatan Nabi Musa dan umatnya dari kejaran Fir'aun. Rasulullah Muhammad SAW juga menganjurkan puasa Asyura sebagai bentuk ibadah.
2. Ajarkan Niat Puasa Asyura
Niat adalah hal yang sangat penting dalam setiap ibadah, termasuk puasa. Ajarkan kepada anak cara mengucapkan niat puasa Asyura dengan benar. Berikut adalah lafaz niat puasa Asyura:
Baca Juga: Rizieq Shihab Sebut Ustadz Yazid bin Jawas Menyebarkan Faham Wahabi di Indonesia
"Nawaitu shauma yaumi 'asyura sunnatan lillahi ta'ala."
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta'ala."
3. Bacakan dan Jelaskan Hadis tentang Puasa Asyura
Untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam, bacakan hadis-hadis yang berkaitan dengan puasa Asyura kepada anak. Salah satu hadis yang sangat penting adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ"
Artinya: Dari Abu Qatadah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang telah lalu." (HR. Muslim)
4. Praktik Bersama
Praktikkan puasa Asyura bersama anak. Ajak mereka untuk sahur bersama dan menjelaskan pentingnya sahur dalam puasa. Setelah itu, beri mereka semangat untuk menahan lapar dan haus hingga waktu berbuka.
5. Berikan Penghargaan
Berikan penghargaan kepada anak setelah mereka berhasil berpuasa. Ini bisa berupa pujian, hadiah kecil, atau aktivitas yang mereka sukai. Hal ini akan memberikan motivasi kepada anak untuk terus melaksanakan ibadah dengan semangat.
Baca Juga: Niat Puasa Asyura Muharram dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya
6. Diskusi dan Refleksi
Setelah berbuka puasa, luangkan waktu untuk berdiskusi dengan anak tentang pengalaman mereka. Tanyakan apa yang mereka rasakan selama berpuasa dan apa yang mereka pelajari. Ini adalah waktu yang baik untuk refleksi dan memperdalam pemahaman mereka tentang nilai-nilai puasa.
Dengan cara-cara di atas, diharapkan anak dapat memahami dan menghayati pentingnya puasa Asyura. Selain itu, mereka juga akan terbiasa melaksanakan niat ibadah dengan benar sesuai ajaran Islam.