Cara Merayakan Pergantian Tahun Sesuai Anjuran Islam, Dijamin Berkah!

AKURAT.CO Pergantian tahun menjadi momen perayaan yang dirayakan oleh masyarakat seluruh dunia, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan agama turut merayakannya.
Namun, dalam pandangan agama Islam, pergantian tahun tidak secara khusus diistimewakan atau dianjurkan sebagai perayaan agama.
Sebagai agama yang memiliki pandangan dan aturan tersendiri, Islam tidak memberikan makna spiritual atau keagamaan yang spesifik terhadap pergantian tahun.
Lantas, bagaimana cara Muslim merayakan pergantian tahun sesuai dengan anjuran Islam? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Ikut Suami Pindah Tugas, Uut Permatasari Rela Ngekos Sekeluarga
Dalam Islam ikut merayakan tahun baru sah-sah saja, tetapi dengan kebijaksanaan dan pertimbangan. Setiap tindakan memiliki dampak baik dan buruknya. Oleh karena itu, sebagai umat Islam, penting untuk bijaksana dalam memilih dan menilai.
Cara terbaik untuk merayakan pergantian tahun adalah dengan melakukan introspeksi terhadap tindakan di masa lalu dan memastikan untuk mempertahankan amal baik di masa depan.
Dikutip dari NU Online, Menurut Abu Darda, manusia terbaik saat menghadapi tahun baru adalah yang terus mempersiapkan tindakan positif untuk masa depannya.
Abu Darda dan Al Hasan ra menuturkan: "Hari demi hari datang kepadamu dan meninggalkan kamu. Karena itu, ambillah pelajaran sebaik-baiknya, agar engkau tidak dalam keadaan lalai ketika ajalmu tiba."
Baca Juga: Konsolidasi 45 Hari Menuju Kemenangan, Spirit Ganjar-Mahfud Tak Bisa Dihabisi
Sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran surah Al Hasyr ayat 18:
يا آيها الذين أمنوا اتقواالله ولتنظر نفس ما قدمت لغد واتقواالله إن الله خبير بما تعملون (الحشر: ١٨).
Yaa ayyuhal ladziina aamanut taqullaha wal tandzhur nafsummaa qaddamat lighat, wat taqullaha innallaha khabiirum bimaa ta'maluun.
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan (QS Al Hasyr: 18).
Dalam menjalani pergantian tahun, umat Islam lebih dianjurkan untuk memfokuskan perhatian pada ibadah kepada Allah SWT, memperbaiki diri, dan mengevaluasi perjalanan spiritualnya.
Meskipun masyarakat umum merayakan pergantian tahun dengan perayaan bersama dan ritual khusus, Islam menitikberatkan perhatian pada kesadaran spiritual, kebaikan, dan pemurnian diri dalam menghadapi masa yang baru.
Dengan demikian, meskipun pergantian tahun menjadi perayaan global yang meriah, dalam perspektif Islam, momen ini tidak dianjurkan sebagai perayaan keagamaan.
Islam menekankan pentingnya fokus pada ibadah, pemurnian diri, dan kesadaran spiritual tanpa mengaitkannya secara khusus pada momen pergantian tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag








