Etika Memperlakukan Tawanan dengan Baik Menurut Islam yang Turut Dilakukan Para Tentara Hamas

AKURAT.CO, Kabar terkait Tentara Hamas yang memperlakukan tawanan mereka dari pihak Israel dengan baik tengah menjadi sorotan. Hal ini pun sesuai dengan etika yang diajarkan Rasulullah SAW yang menekankan perlakuan baik meski kepada tawanan pihak musuh.
Melalui berbagai liputan media yang menayangkan proses pelepasan sandera Hamas atas warga Israel, para tawanan terlihat melakukan perpisahan dengan penuh keakraban dan sikap hangat kepada penyandera mereka, para tentara Hamas.
Sejumlah pengakuan juga dilontarkan para korban tawanan yang menyebut bahwa Hamas memperlakukan mereka dengan baik, memenuhi kebutuhan mereka, serta tidak menyiksa maupun melakukan kekerasan kepada mereka.
Dalam Islam, peperangan dapat dilakukan untuk menegakkan agama Allah SWT. Meski begitu, etika berperang telah ditetapkan dalam surat Al-Baqarah ayat 190, berikut:
وَقَاتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ الَّذِيْنَ يُقَاتِلُوْنَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوْاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَ
Wa qâtilû fî sabîlillâhilladzîna yuqâtilûnakum wa lâ ta‘tadû, innallâha lâ yuḫibbul-mu‘tadîn
Artinya: “Perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu dan jangan melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-Baqarah: 190)
Dilansir dari NU Online, Tafsir Al-Qurthubi menjelaskan makna dari tidak melampaui batas dalam peperangan pada ayat tersebut, yakni aturan bagi untuk tetap beretika saat perang dengan tidak mengincar kaum lemah seperti wanita, anak-anak, tokoh agama, dan lainnya.
Selain itu, memperlakukan tawanan dengan baik telah dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW, seperti memberikan makan dan pakaian yang layak kepada mereka. Sebagaimana yang dijelaskan dalam surat Al-Insan ayat 8, serta hadits riwayat Bukhari, berikut:
وَيُطْعِمُونَ ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا
Wa yuṭ'imụnaṭ-ṭa'āma 'alā ḥubbihī miskīnaw wa yatīmaw wa asīrā
Artinya: “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 8).
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ لَمَّا كَانَ يَوْمَ بَدْرٍ أُتِيَ بِأُسَارَى وَأُتِيَ بِالْعَبَّاسِ وَلَمْ يَكُنْ عَلَيْهِ ثَوْبٌ فَنَظَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَهُ قَمِيصًا فَوَجَدُوا قَمِيصَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ يَقْدُرُ عَلَيْهِ فَكَسَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِيَّاهُ فَلِذَلِكَ نَزَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَمِيصَهُ الَّذِي أَلْبَسَهُ قَالَ ابْنُ عُيَيْنَةَ كَانَتْ لَهُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدٌ فَأَحَبَّ أَنْ يُكَافِئَهُ
Baca Juga: Pentingnya Pendidikan Islam Bagi Anak, Ini Yang Harus Ditanamkan Orang Tua Dalam Sanubari Buah Hati
Artinya: “Telah bercerita kepada kami Abdullah bin Muhammad, telah bercerita kepada kami Ibnu 'Uyainah dari 'Amru. Dia mendengar Jabir bin 'Abdullah RA berkata: “Ketika terjadi perang Badar tawanan-tawanan perang didatangkan, diantaranya Al Abbas yang tidak mengenakan pakaian. Kemudian Nabi SAW memandang perlu dicarikan baginya gamis (baju), lalu mereka mendapatkan gamis 'Abdullah bin Ubay yang cocok buat ukuran badannya. Kemudian Nabi SAW memberikan gamis itu kepada Al Abbas. Maka itu Nabi SAW melepas gamis yang dipakaikannya (kepada 'Abdullah bin Ubay saat pemakamannya di kemudian hari). Ibnu 'Uyainah berkata: 'Abdullah bin Ubay pernah punya jasa kepada Nabi SAW sehingga Beliau suka untuk membalasnya” (HR. Bukhari).
Pada dasarnya, Islam merupakan agama yang penuh dengan kasih sayang dan perdamaian. Hal inilah yang mendasari ditetapkannya etika, bahkan dalam berperang, agar tidak terjadi tindak kezaliman kepada pihak yang tidak semestinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




