AKURAT.CO Karbohidrat sering disalahpahami sebagai penyebab utama kegemukan. Padahal, menurut Dr. Walter Willett, profesor nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, kualitas karbohidrat lebih penting daripada jumlahnya.
Karbohidrat utuh yang kaya serat justru bisa membantu menjaga gula darah stabil, mendukung energi, dan menurunkan risiko penyakit kronis. Memilih sumber karbohidrat yang tepat akan membantu menjaga energi, gula darah, dan kesehatan jangka panjang.
Berikut daftar karbohidrat sehat, murah, dan mudah ditemukan di Indonesia:
1. Singkong
Singkong kaya serat dan bebas gluten. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Food Science and Technology (2016) menunjukkan singkong memiliki kandungan resistant starch yang baik untuk kesehatan usus. Harganya pun sangat murah, sekitar Rp5.000–10.000/kg.
2. Ubi Jalar
Selain menjadi sumber energi, ubi jalar mengandung beta-karoten yang berperan sebagai antioksidan. Menurut USDA (United States Department of Agriculture), ubi jalar termasuk salah satu sumber vitamin A terbaik dari bahan nabati.
3. Jagung
Jagung segar mengandung serat, vitamin B, serta antioksidan lutein yang baik untuk kesehatan mata. National Institutes of Health (NIH) menyebutkan bahwa lutein dapat membantu mencegah degenerasi makula terkait usia.
4. Beras Merah dan Hitam
Beras merah dan hitam memiliki indeks glikemik lebih rendah dibanding beras putih. Studi dalam Nutrients Journal (2018) menjelaskan bahwa konsumsi beras utuh dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.
5. Kacang Hijau dan Kacang Merah
Kacang-kacangan adalah sumber karbohidrat sekaligus protein nabati. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi kacang minimal beberapa kali seminggu untuk menurunkan risiko penyakit jantung.
6. Pisang
Pisang matang memang memiliki indeks glikemik sedang, tetapi kaya kalium, vitamin B6, dan serat. Dr. David Jenkins, pencetus konsep glycemic index, menjelaskan bahwa pisang yang belum terlalu matang lebih baik untuk kesehatan usus karena kandungan resistant starch-nya lebih tinggi.
7. Kentang
Kentang rebus adalah sumber energi, vitamin C, dan kalium. Menurut European Food Safety Authority (EFSA), konsumsi kentang rebus dalam porsi wajar tetap sehat, tetapi menghindari gorengan kentang lebih dianjurkan agar tidak meningkatkan risiko obesitas.
Karbohidrat sehat tidak harus mahal. Umbi-umbian seperti singkong, ubi, dan jagung adalah pilihan paling hemat sekaligus bergizi. Buah seperti pisang bisa menjadi camilan cepat saji, sementara kacang-kacangan dan beras utuh melengkapi kebutuhan serat dan protein nabati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 54 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




