Pasukan Israel Sempat Menahan Kandidat Kongres Partai Demokrat AS di Lokasi Panen Buah Zaitun Tepi Barat

AKURAT.CO Pasukan Israel menahan Brad Lander, kandidat anggota Kongres Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, saat membantu petani Palestina memanen buah zaitun di Tepi Barat yang diduduki pada Rabu. Lander dibebaskan beberapa jam kemudian, sementara puluhan relawan lainnya, termasuk sejumlah rabi asal AS, masih berada dalam tahanan.
Penahanan Brad Lander oleh militer Israel terjadi di tengah meningkatnya kekerasan selama musim panen zaitun tahunan di Tepi Barat. Kegiatan panen yang menjadi sumber penghidupan warga Palestina itu kerap diwarnai bentrokan antara petani Palestina dan pemukim Israel.
Militer Israel menyatakan para petani dan relawan ditahan karena tidak mengajukan koordinasi atau izin sebelumnya untuk melakukan panen di dekat permukiman Israel. Dalam keterangannya, militer berdalih kegiatan tersebut menimbulkan risiko keamanan karena dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak berwenang.
Militer Israel kemudian menyebut kedatangan puluhan aktivis sebagai tindakan yang dinilai bertujuan memprovokasi dan mengganggu proses panen. Namun, Beck Strober, juru bicara Protect the Harvest, kelompok advokasi yang mengorganisasi para relawan, mengatakan tidak terjadi bentrokan sebelum pasukan Israel tiba di lokasi.
Brad Lander Kecam Penahanan Relawan di Tepi Barat
Setelah ditahan, Lander mengkritik pendudukan Israel di wilayah Palestina melalui media sosial.
“Pendudukan adalah kejahatan menurut hukum internasional. Memanen zaitun bukanlah kejahatan menurut hukum mana pun yang saya ketahui,” tulis Lander.
Setelah dibebaskan, ia kembali mengecam tindakan militer Israel yang menurutnya menghambat hak warga Palestina untuk memanen hasil kebun mereka.
“Penahanan oleh IDF ini merupakan satu lagi upaya untuk melemahkan hak warga Palestina memanen kebun zaitun, bepergian melalui jalan-jalan mereka, dan tinggal di rumah mereka,” tulisnya.
Kepolisian Israel menyatakan Lander termasuk di antara para relawan yang dibawa ke fasilitas kepolisian. Ia kemudian dibebaskan setelah petugas mengetahui bahwa dirinya merupakan kandidat anggota Kongres AS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 520 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 6Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja





