Akurat Logo

Penembakan di Sekolah Dasar Oregon, AS, Tewaskan Tiga Anak dan Seorang Guru

Fitra Iskandar | 16 Oktober 2026, 15:45 WIB
Penembakan di Sekolah Dasar Oregon, AS, Tewaskan Tiga Anak dan Seorang Guru
Penembakan di sekolah AS tewaskan tiga orang. Pelaku berusia 16 tahun. - BBC

AKURAT.CO Penembakan di sekolah dasar Silver Rail Elementary School di Bend, Oregon, Amerika Serikat, menewaskan tiga anak dan seorang guru. Pelaku yang diduga merupakan remaja laki-laki berusia 16 tahun itu juga tewas setelah ditembak oleh seseorang di lokasi kejadian.

Tragedi penembakan sekolah dasar di Oregon tersebut terjadi sesaat sebelum pukul 13.00 waktu setempat. Polisi menerima laporan awal mengenai seseorang yang menembaki sebuah mobil menggunakan senjata api laras panjang, sebelum muncul laporan bahwa pelaku memasuki gedung sekolah dan melepaskan tembakan.

Panggilan darurat 911 kemudian membanjiri pusat layanan darurat Deschutes County. Petugas segera mengerahkan seluruh personel penegak hukum ke Silver Rail Elementary School, yang memiliki lebih dari 400 murid dan lebih dari 40 staf.

Tiga anak yang berusia lima, delapan, dan 11 tahun serta seorang guru dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Selain korban meninggal, seorang murid berusia tujuh tahun dan seorang guru berusia 54 tahun mengalami luka kritis dan dilarikan ke pusat medis setempat di Bend.

Polisi Bend mengatakan petugas menerima laporan penembakan aktif sekitar pukul 12.59. Hanya berselang beberapa menit, aparat tiba di lokasi dan mendapatkan informasi bahwa pelaku telah ditembak hingga tewas.

Rekaman komunikasi petugas menunjukkan dugaan bahwa pelaku dilumpuhkan oleh seorang warga sipil yang berada di sekolah. Sosok tersebut kemungkinan merupakan seorang ayah yang berada di lingkungan sekolah, meskipun identitas dan perannya belum dipastikan secara resmi.

“Sepertinya penembak telah dilumpuhkan, kemungkinan ditembak oleh seorang ayah di sekolah,” demikian isi rekaman komunikasi petugas yang dikutip dalam laporan tersebut.

Leah Schwartz, seorang warga yang sedang berjalan di dekat sekolah ketika penembakan terjadi, mengaku mendengar sedikitnya enam kali suara tembakan. Namun, jarak antarsuara tembakan membuatnya sempat meragukan apakah suara tersebut berasal dari senjata api atau aktivitas konstruksi.

Schwartz mengatakan suara tembakan terdengar dengan jeda tertentu sehingga warga di sekitar lokasi awalnya tidak langsung menyadari bahwa telah terjadi penembakan.

Polisi Selidiki Identitas dan Motif Pelaku

Hingga laporan tersebut disusun, polisi belum mengungkap identitas pelaku secara terbuka. Aparat hanya mengonfirmasi bahwa terduga penembak merupakan warga lokal Bend, Oregon.

Penyidik juga belum memastikan apakah remaja tersebut pernah bersekolah di Silver Rail Elementary School atau mengenal korban-korbannya. Informasi mengenai bagaimana pelaku memperoleh senjata api yang digunakan dalam serangan itu masih menjadi bagian dari penyelidikan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.