Tragedi Pesawat Terjun Payung di Prancis, 11 Orang Tewas di Depan Keluarga yang Menyaksikan
AKURAT.CO Sebuah pesawat yang mengangkut peserta terjun payung jatuh sesaat setelah lepas landas di timur laut Prancis pada Minggu (28/6/2026). Seluruh 11 orang di dalam pesawat tewas dalam kecelakaan yang disaksikan langsung oleh keluarga para korban yang berada di lokasi.
Peristiwa tragis itu disebut sebagai kecelakaan penerbangan terjun payung paling mematikan di Prancis dalam hampir tiga dekade terakhir.
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan seluruh penumpang dan awak pesawat meninggal dunia.
Korban terdiri atas lima instruktur terjun payung, lima peserta pemula yang hendak melakukan lompatan tandem, serta seorang pilot.
Jatuh Kurang dari Satu Menit Setelah Lepas Landas
Kecelakaan terjadi tidak lama setelah pesawat lepas landas dari Bandara Nancy-Essey, di pinggiran Kota Nancy.
Menurut Nunez, pesawat tiba-tiba kehilangan kendali dan jatuh sekitar 300 meter dari ujung landasan pacu.
Ia menolak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan, namun memastikan pesawat jatuh secara mendadak.
Data dari layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 menunjukkan pesawat sempat berbelok ke kiri setelah lepas landas sebelum akhirnya menghantam tanah kurang dari satu menit kemudian di dekat kawasan permukiman.
Hampir Timpa Permukiman Warga
Prefek wilayah Meurthe-et-Moselle, Yves Seguy, mengatakan pesawat mengalami gangguan teknis sebelum jatuh hampir secara vertikal.
Menurutnya, lokasi jatuhnya pesawat hanya berjarak beberapa meter dari kawasan padat penduduk.
Ia menyebut apabila pesawat jatuh sedikit lebih jauh, kecelakaan tersebut berpotensi menimbulkan korban tambahan di darat.
Polisi langsung menutup lokasi kejadian untuk memudahkan proses evakuasi dan penyelidikan.
Keluarga Menyaksikan Pesawat Jatuh
Peristiwa ini meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga korban.
Laurent Nunez mengungkapkan sejumlah anggota keluarga menyaksikan langsung pesawat yang membawa kerabat mereka jatuh dari langit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 7Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver







